Dipanggil KPK, Ridwan Kamil Ngaku Berangkat Sejak Subuh dari Bandung
BeritaNasional.com - Eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi markup iklan Bank BJB.
RK mengaku berangkat sejak subuh dari Bandung, Jawa Barat agar bisa sampai di markas KPK tepat waktu karena ia pemeriksaan dijadwalkan pukul 10.00 WIB.
"(Berangkat dari Bandung) Subuh, subuh, subuh," ujar RK kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (2/12/2025).
Dirinya juga mengaku tak membawa barang bukti dalam bentuk apapun terkait perkara, termasuk SK. Akan tetapi, dia mengakui perkara ini berkaitan dengan jabatannya.
"Makanya saya datang dalam rangka transparansi juga memberikan kewajiban akuntabilitas sebagai mantan pejabat publik," tuturnya.
Berdasarkan pantauan Beritanasional.com, RK tiba di Gedung Merah Putih sekitar pukul 10.40 WIB mengenakan jaket dan batik berwarna biru.
Kasus korupsi Bank BJB sebelumnya memasuki tahap lanjutan setelah penyidik menggeledah rumah Ridwan Kamil pada 10 Maret 2025.
Dalam penyidikan, KPK turut memeriksa sejumlah saksi, termasuk Ilham Akbar Habibie dan selebgram Lisa Mariana.
Lembaga antirasuah telah menetapkan lima tersangka dalam perkara ini. Di antaranya, eks Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi dan Pimpinan Divisi Corporate Secretary Widi Hartoto.
Kemudian, pengendali agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Kin Asikin Dulmanan, pengendali agensi BSC Advertising dan PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WSBE), Suhendrik, serta pengendali PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB) dan PT Cipta Karya Mandiri Bersama (CKMB), Raden Sophan Jaya Kusuma.
Mereka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Tipikor terkait dugaan kerugian negara sebesar Rp222 miliar. Hingga kini, KPK belum melakukan penahanan, tetapi telah mencegah seluruh tersangka bepergian ke luar negeri.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







