Petir Tewaskan 4 Petani di Serang, Polisi Ungkap Kronologi

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 03 Desember 2025 | 10:11 WIB
Petir tewaskan 4 petani di Serang, polisi ungkap kronologi. (Foto/Pixabay)
Petir tewaskan 4 petani di Serang, polisi ungkap kronologi. (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Petir tewaskan empat petani dan lima orang lainnya luka-luka di Kota Serang, Banten. Kepolisian Sektor (Polsek) Kasemen, Kota Serang pun membeberkan kronologi peristiwa meninggalnya empat petani akibat tersambar petir di area persawahan Lingkungan Wadas Badamusalam Barat pada Selasa (2/12/2025) petang.

"Awalnya para korban tengah bekerja membersihkan rumput di sawah. Namun hujan mulai turun sejak pukul 15.00 WIB," kata Kapolsek Kasemen Iptu Nasihin kepada wartawan di Serang, Banten, Rabu (3/12/2025). 

Akibat hujan deras tersebut, Nasihin melanjutkan, para petani menghentikan aktivitas mereka dan kemudian berkumpul untuk berteduh di sebuah gubuk kecil terbuka yang terletak di Blok Si Pencil di tengah area persawahan.

Nasihin menjelaskan bahwa para korban bertahan di gubuk tersebut hingga sore hari. Sekitar pukul 17.15 WIB saat cuaca semakin memburuk, petir tiba-tiba menyambar gubuk tempat sembilan warga tersebut bernaung.

"Peristiwa terjadi secara tiba-tiba. Salah satu korban yang masih mampu berjalan kemudian bergegas ke permukiman warga untuk meminta bantuan," ujarnya.

Sementara itu, kata dia, korban lainnya ditemukan tergeletak tidak jauh dari gubuk lokasi kejadian.

Berdasarkan pemeriksaan di lokasi, empat orang dinyatakan meninggal dunia, yakni AH (48), SN (52), AW (37), dan RF (48). Adapun lima korban selamat yang mengalami luka-luka adalah SM (27), BH (60), SY (55), AK (55), dan TH (44).

"Kelima korban tersebut masih dilakukan perawatan karena mengalami luka bakar, dua orang di antaranya dirawat di RSDP Serang, dan tiga orang lainnya di RSUD Kota Serang. Sejauh ini kondisi stabil hanya masih syok," katanya.

Nasihin menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter forensik menunjukkan adanya luka bakar, khas pada tubuh para korban meninggal, yang menguatkan dugaan penyebab kematian akibat sambaran petir. Jenazah para korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: