APBD DKI Dipotong Rp15 Triliun, Pramono: Tidak Boleh Menurunkan Kualitas Membangun Jakarta
BeritaNasional.com - Gubernur DKI Pramono Anung kembali mengingatkan bahwa APBD 2026 Jakarta dipotong Rp15 triliun oleh pemerintah pusat.
Meski begitu, dia meminta para camat dan lurah di Jakarta untuk tidak menurunkan kualitas pembangunan di ibu kota.
"APBD kita terpotong Rp15 triliun. Tetapi, saya meminta kepada seluruh jajaran, tidak boleh menurunkan kualitas kita di dalam membangun Jakarta," kata Pramono saat Townhall Meeting bersama para camat, lurah, dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di Balai Kota Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Pramono mengatakan dirinya akan tetap menyelesaikan proyek-proyek terdahulu yang mangkrak meski anggaran Jakarta dipotong.
"Sebagai contoh, yang di Jalan Rasuna Said, monorel. Saya sudah minta bulan Januari kita mulai untuk dilakukan pembersihan," ujar Pramono.
"Dan, nanti di Rasuna Said kita buat pedestrian-nya lebih baik, ruang terbuka hijaunya menjadi lebih baik, dan mudah-mudahan juga bisa mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta," tambahnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI dan DPRD Jakarta menyetujui nilai Rancangan APBD (RAPBD) 2026 sebesar Rp81,3 triliun.
Angka ini merupakan penghitungan baru usai dana transfer ke daerah (TKD) dipotong Rp15 triliun dari pemerintah pusat.
"Perlu kami sampaikan bahwa total APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2026 Rp81,3 triliun," kata perwakilan DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhammad dalam Ruang Sidang Paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Ramly memerinci, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp71,4 triliun. Sementara itu, belanja daerah diproyeksikan Rp74,2 triliun.
"Penerimaan paerah. Penerimaan pembiayaan Rp9,875 triliun. Sisa lebih perhitungan anggaran sebelumnya Rp5 triliun. Penerimaan pinjaman daerah 4,822 triliun," ujar Ramly.
"Pengeluaran pembiayaan Rp7 triliun. Penyertaan modal daerah Rp5,2 triliun. Pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo Rp1,8 triliun," paparnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






