Menkeu Purbaya Akan Sering ke Pelabuhan, Pastikan Bea Cukai Tak Main-main Lagi

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 04 Desember 2025 | 19:12 WIB
Menkeu Purbaya akan sering ke pelabuhan, pastikan Bea Cukai tak main-main lagi. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Menkeu Purbaya akan sering ke pelabuhan, pastikan Bea Cukai tak main-main lagi. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa ia akan sering meninjau pelabuhan sebagai salah satu bentuk pemantauan perbaikan kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). 

“Saya akan sering-sering datang ke pelabuhan untuk memastikan mereka enggak main-main lagi,” kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Secara paralel, Purbaya juga akan menerapkan teknologi dengan sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligent (AI) untuk memantau aktivitas kepabeanan dan cukai di pelabuhan. Khusus untuk rokok, ia pun akan menempatkan mesin pencacah rokok pada awal tahun 2026.

“Mungkin akan kami terapkan awal tahun, dan akan berjalan penuh pada Mei atau Juni tahun depan. Jadi, ada sistem baru untuk memonitor di lapangan cukainya palsu atau enggak. Jadi kan serius itu,” ujarnya. 

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama berkomitmen untuk memperbaiki kinerja, pelayanan, serta menghapus citra negatif Bea Cukai.

"Intinya bahwa itu adalah bentuk koreksi. Yang pasti, Bea Cukai ke depan akan berupaya untuk lebih baik," ujar Djaka dalam Konferensi Pers Pemusnahan Barang Kena Cukai Ilegal Kanwil DJBC Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Untuk strategi pembenahan DJBC, Djaka menyebut transformasi budaya kerja dan peningkatan pengawasan sebagai prioritas.

"Mulai dari kultur, meningkatkan kinerja, kemudian meningkatkan pengawasan apakah itu di pelabuhan, di bandara. Tentunya kita akan memperbaiki semua pelayanan," katanya.

Menurut Djaka, perbaikan pelayanan harus dirasakan langsung masyarakat. Ia pun menjelaskan, sejumlah perbaikan sudah berjalan di DJBC, termasuk penggunaan teknologi AI guna memberantas praktik under invoicing.

Adapun Menkeu Purbaya yang meminta waktu satu tahun guna membenahi Bea Cukai, Djaka optimistis penuh terhadap target tersebut. Ia pun menyampaikan bahwa yang perlu dibenahi di institusinya mencakup kualitas sumber daya manusia (SDM), peralatan, hingga citra institusi.

"Mungkin image di masyarakat bahwa Bea Cukai adalah sarang pungli itu sedikit demi sedikit kita hilangkan," ujar Djaka.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: