Pemerintah Ambil Alih KCIC, Menkeu Purbaya: Tinggal Tunggu Proses Administrasi

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 16 Juli 2026 | 05:00 WIB
Menkeu Purbaya Budi Sadewa memberikan keterangan kepada pers di gedung DPR. (BeritaNasional/Dewa)
Menkeu Purbaya Budi Sadewa memberikan keterangan kepada pers di gedung DPR. (BeritaNasional/Dewa)

BeritaNasional.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan proses pengambilalihan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) oleh pemerintah telah diputuskan dan kini tinggal menunggu penyelesaian tahapan administrasi.

Purbaya mengatakan keputusan terkait pengalihan pengelolaan KCIC pada dasarnya telah ditetapkan. Saat ini, pemerintah tengah menuntaskan proses administratif sebelum kebijakan tersebut direalisasikan.

"Ini lagi proses administrasinya. Itu udah diputusin, sebenarnya udah putus tinggal proses administrasinya sedang berjalan. Begitu Danantara-nya kita clear, udah selesai. Nanti baru kita lapor lagi ke Presiden," ujar Purbaya dilansir Antara, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, KCIC nantinya akan diserahkan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kepada dirinya sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa penyelesaian persoalan KCIC tidak harus menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan skema pembiayaan alternatif melalui sejumlah instrumen yang dimiliki.

"KCIC-nya kan sekarang masih di Danantara, nanti akan diserahkan ke saya karena kan perintah Pak Presiden kita yang beresin gitu. Tapi nggak harus APBN kepakai, saya punya skema tertentu di mana ada tools-tools, vehicle-vehicle kita di luar yang sekarang ada bisa menangani KCIC," terangnya.

Meski demikian, Purbaya belum dapat mengungkapkan secara rinci skema yang dimaksud karena proses penyerahan KCIC masih berlangsung.

Ia juga membantah spekulasi yang menyebut KCIC akan dikelola dengan skema Badan Layanan Umum (BLU).

"Siapa bilang (KCIC jadi BLU), nggak ada. Pokoknya dikasih ke saya, saya beresin sudah," pungkasnya.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: