Profil Joseph Oetomo, Warga Singapura Pemilik PT Toba Pulp Lestari yang Disorot Usai Bencana Sumatera
BeritaNasional.com - Joseph Oetomo jadi buah bibir masyarakat Indonesia usai PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) yang beroperasi di kawasan Danau Toba dituding Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) dan masyarakat adat sebagai perusak lingkungan di Sumatera Utara (Sumut) yang jadi penyebab banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Sumatera. Meski TPL baru-baru ini telah membantahnya.
Setelah sebelumnya nama bos Royal Golden Eagle (RGE) Sukanto Tanoto dikaitkan dengan PT Toba Pulp Lestari Tbk. Ternyata, TPL sudah beralih kepemilikan yang mana Joseph Oetomo sudah memborong 92,46 persen saham TPL setelah berhasil membeli 1.283.649.894 saham secara tidak langsung melalui Pinnacle Company Pte. Ltd. sejak Januari 2024.
Lantas, siapa sebenarnya sosok Joseph Oetomo yang kini berada di belakang salah satu perusahaan industri pulp terbesar di Sumatera Utara ini? Berikut profil dan keterkaitannya dengan TPL, yang dirangkum BeritaNasional dari berbagai dokumen resmi dan sejumlah sumber, Kamis (4/12/2025).
Profil Joseph Oetomo
Berdasarkan dokumen yang diunggah Bursa Efek Indonesia (BEI), Joseph Oetomo merupakan pengusaha warga negara Singapura. Ia merupakan pemilik tunggal dari Everpro Investments Limited (Everpro) yang menguasai Allied Hill Limited (Allied Hill), sebuah perusahaan yang berdomisili di Hong Kong. Sementraa Everpro berkantor di di Vistra Corporate Services Center, Ground Floor NPF Building, Beach Road, Apia, Samoa.
Pada 22 Januari 2024, Joseph membeli secara tidak langsung 1.283.649.894 saham atau 92,42 persen dari total saham PT Toba Pulp Lestari melalui Pinnacle Company Pte. Ltd. (Pinnacle). Yang kemudian saham itu dialihkan ke Allied Hill yang beralamat kantor di 13/F, 136 Des Voeux Road Central, Hong Kong.
Selain itu, Joseph Oetomo juga ternyata merupakan Direktur dari Raja Garuda Mas, nama perusahaan Sukanto Tanoto sebelum berganti menjadi Royal Golden Eagle.
Hal ini diketahui melalui Instagram Duta Besar RI untuk Singapura, @suryo.pratomo, yang mengunggah foto bersama Joseph. Dalam caption-nya, Suryo menulis:
“Mendapatkan penjelasan dari Direktur Raja Garuda Emas Joseph Oetomo mengenai produk turunan dari minyak kelapa sawit. Juga produk hilir dari pulp yang bisa menjadi rayon dan diubah menjadi bahan baku pakaian. Kuncinya adalah riset dan pengembangan.”
Unggahan tersebut menunjukkan keterlibatan Joseph dalam industri turunan sawit dan produk hilir pulp, meski informasi latar belakang Joseph Oetomo di ruang publik sangat minim.
Tidak banyak juga catatan mengenai latar belakang keluarga, pendidikan, riwayat karier awal, ataupun aktivitas bisnisnya sebelum mengendalikan Everpro yang kini menguasai PT Toba Pulp Lestari Tbk.
Tudingan WALHI dan Respons Toba Pulp
Isu kepemilikan ini mencuat di tengah kritik keras WALHI dan masyarakat adat terhadap aktivitas industri TPL. WALHI menyebut pembukaan hutan, ekspansi eucalyptus, dan operasi hutan tanaman industri perusahaan telah melemahkan struktur ekologis kawasan Danau Toba, sehingga memperparah bencana banjir dan tanah longsor.
“Perubahan tutupan hutan dalam skala besar membuat wilayah Sumatra semakin rentan menghadapi bencana ekologis,” kata WALHI dalam pernyataannya.
Tudingan ini kembali menguat seiring bencana yang terjadi, hingga perusahaan didesak untuk dievaluasi bahkan ditutup sementara oleh sejumlah kelompok masyarakat.
Sementara itu, Pihak TPL menanggapi dengan tegas bahwa perusahaan tidak bertanggung jawab atas bencana tersebut. Corporate Secretary TPL Anwar Lawden menyatakan, laporan audit KLHK tahun 2022–2023 menyebut perusahaan taat, dan seluruh operasional telah sesuai izin pemerintah melalui RKU dan RKT. TPL juga menyebut sebagian besar areal konsesi tetap dipertahankan sebagai kawasan konservasi dan lindung.
Dengan bencana yang masih terjadi dan praktik perusakan lingkungan yang tak kunjung selesai dan ditindak tegas, publik kini menunggu bagaimana langkah Joseph Oetomo sebagai pemilik TPL dna juga langkah tegas pemerintah dalam merespons tekanan publik dan tuntutan perubahan dan perbaikan.
(Rep/Sisilia)
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 15 jam yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






