Ini Pesan KND Soal Pemberian MBG Terhadap Disabilitas
BeritaNasional.com - Komisi Nasional Disabilitas (KND) memberikan catatan penting terkait rencana pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap disabilitas.
Komisioner KND Fatimah Asri Mutmainah mengatakan, pemberian MBG terhadap disabilitas merupakan program yang bagus.
Hal ini disampaikan Fatimah saat memberikan sambutannya di acara Hari Disabilitas Internasional Partai Gerindra pada Senin (8/12/2025).
"Saya menyampaikan salam kepada Bapak Prabowo. Etikad beliau, political will memberikan makan bergizi gratis dua kali sehari bagi penyandang disabilitas sangat bagus," kata Fatimah.
Meski demikian, lanjut Fatimah, mekanisme pemberian MBG itu perlu dipertimbangkan dengan matang.
Pasalnya, jika MBG itu diberikan di sekolah banyak disabilitas yang justru tidak bersekolah.
"Tetapi yang menjadi perhatian kita, yang harus diperhatikan itu, disabilitas ini banyak yang enggak sekolahnya daripada yang sekolahnya," ujar Fatimah.
"Yang ada di SLB (Sekolah Luar Biasa) tidak menjadi masalah. Bagaimana yang tidak sekolah?"
Fatimah mengatakan sudah berkonsultasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait hal ini. Hasilnya, BGN berencana mengumpulkan mereka di suatu tempat untuk dibagikan MBG-nya.
"Saya kemarin bertanya kepada dari Badan Gizi Nasional, 'Kalau yang tidak sekolah gimana caranya?' Disampaikan bahwa pada jam tertentu akan dikumpulkan di satu tempat dan itu diberikan," jelasnya.
Sayangnya, hal itu justru menimbulkan masalah baru. Sebab, mobilitas kaum disabilitas tak bisa dilakukan dengan sederhana.
Dia pun meminta bantuan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul membantu mengatasi persoalan ini.
"Ini yang harus menjadi perhatian, nggih Gus Ipul? Bahwa mobilisasi bagi disabilitas itu tidak sederhana. Ada kebutuhannya bermacam-macam," tandasnya.

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






