Polisi Sebut Satu Korban Penipuan WO Ayu Puspita Bisa Habis Ratusan Juta

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 09 Desember 2025 | 15:12 WIB
Pemilik WO yang diduga menipu puluhan calon pengantin Ayu Puspita (BeritaNasional/tangkapan layar)
Pemilik WO yang diduga menipu puluhan calon pengantin Ayu Puspita (BeritaNasional/tangkapan layar)

BeritaNasional.com - Polisi masih menghitung kerugian yang dialami para korban penipuan dan penggelapan wedding organizer (WO) Ayu Puspita. Berdasarkan total 87 laporan masuk ke Polres Metro Jakarta Utara. 

“Untuk estimasi belum bisa kita sampaikan. Karena masih dalam penghitungan,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).

Adapun, dari aduan para korban telah ditipu oleh Ayu bukan hanya persoalan katering makanan. Namun ada beberapa kepentingan resepsi pernikahan yang tidak tidak dipenuhi pelaku. 

"Tidak hanya katering, tapi ada beberapa item dari perlengkapan resepsi itu yang tidak terpenuhi oleh pelaku," ujar dia.

Pada kesempatan yang sama, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso memperkirakan kerugian dialami korban ada yang mencapai puluhan hingga paling besar ratusan juta.

“Ya, setidaknya estimasi kerugian itu berkisar satu korban antara puluhan hingga ratusan (juta). Ya ada item-item yang lain yang pada intinya tidak, tidak diadakan, padahal itu sudah dibayar,” jelasnya.

Kemudian, pendalaman masih dilakukan, setelah status Ayu dan inisial D ditetapkan tersangka oleh Polres Metro Jakut sesuai Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana Penggelapan dan Pasal 378 tentang tindak pidana penipuan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun. 

Sekedar informasi jika kasus penipuan yang dilakukan WO ini menjadi viral di media sosial, setelah sekitar 200 korban penipuan sempat menggeruduk kediaman Ayu di Jakarta Timur pada Minggu (7/12/2025) kemarin.

Untuk Polres Metro Jakarta Utara sampai saat ini telah menerima sebanyak 87 laporan dari korban. Dengan kerugian yang masih dihitung, diperkirakan bisa mencapai ratusan juta rupiah.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: