Polisi Ungkap Penyebab Kematian Korban Kebakaran Terra Drone: Terlalu Banyak Hirup Asap

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 10 Desember 2025 | 14:52 WIB
Polisi ungkap penyebab kematian korban kebakaran Terra Drone: terlalu banyak hirup asap. (BeritaNasional/Bachtiarudin)
Polisi ungkap penyebab kematian korban kebakaran Terra Drone: terlalu banyak hirup asap. (BeritaNasional/Bachtiarudin)

BeritaNasional.com - Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Nyoman Eddy Purnama Wirawan mengungkap faktor asap yang terlalu banyak terhirup para korban kebakaran Gedung Terra Drone menjadi penyebab utama kematian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui jika asap dari terbakarnya bangunan dan material di dalam gedung turut mengandung gas CO atau Karbonmonoksida.

“Berdasarkan dari pemeriksaan staf dan para personil spesialis forensik kami itu mengarah kepada terhirupnya asap,” kata Nyoman saat jumpa pers pada Rabu (10/11/2025).

Temuan itu, lanjut Nyoman, sesuai dengan hasil autopsi terhadap para korban. Termasuk, kepada tujuh korban jiwa yang hari ini kembali berhasil diidentifikasi Tim DVI Polri.

“Itu dari hasil pemeriksaan. Ada juga pemeriksaan lab sederhana yang menunjukkan mengarah ke situ. Saya kira itu jawaban kami untuk yang ketujuh,” ujarnya.

Di satu sisi, Nyoman menyebut kalau dari 22 jenazah yang diterima pihaknya terdapat luka bakar melepuh. Namun, luka itu terjadi akibat korban yang telah sebelumnya terjebak di area kebakaran.

“Ya, jadi itu semuanya rata-rata mengalami, tetapi itu derajat dua, jadi melepuh seperti itu. Kemudian ada bagian-bagian yang termasuk juga sidik jarinya agak susah kita ekspor karena juga beberapa bagian, ada beberapa dari korban itu juga melepuh,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan, untuk penyebab kebakaran saat ini masih menunggu hasil dari Puslabfor Polri yang saat ini masih mengolah barang bukti.

“Penyebab kebakaran. Nanti kami akan menunggu dari Puslabfor Mabes Polri ya. Karena belum keluar masih dilaksanakan olah TKP, kemarin hasilnya masih belum keluar,” terang Budi.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran yang melanda Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat memakan puluhan korban jiwa. Berdasarkan data dari BPBD DKI Jakarta total ada 76 orang berada di dalam gedung saat insiden terjadi.

Dari jumlah itu, 54 orang berhasil selamat, sementara 22 lainnya dinyatakan meninggal dunia. Para korban jiwa saat ini telah dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk proses identifikasi total telah ada 10 yang dikenali.

Adapun identitas korban yang telah teridentifikasi di antaranya:

Pariyem (31), warga Lampung Barat

2. Ninda Tan (32), warga Serpong Utara, Tangerang Selatan

3. Muhammad Ariel Budiman (24), warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan

4. Mochamad Apriyana (40), warga Sudimara Jaya, Tangerang

5. Della Yohana Simanjuntak (22), warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

6. Nazaellya Tsabita Nurazisha (27), warga Tanah Abang, Jakarta Pusat

7. Athiniyah Isnaini Rasyidah (18), warga Kecamatan Makasar, Jakarta Timur

8. Rufaidha Lathiifunnisa, perempuan (22)

9. Novia Nurwana, perempuan, (28)

10. Yoga Valdier Yaseer laki-laki (28).

sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: