BGN Tanggung Biaya Perawatan 20 Siswa dan Guru yang Ditabrak Mobil MBG, Masuk Fasilitas Kelas 1

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 11 Desember 2025 | 13:39 WIB
BGN tanggung biaya perawatan 20 siswa dan guru yang ditabrak mobil MBG, masuk fasilitas kelas 1. (BeritaNasional/Instagram Sony Sonjaya)
BGN tanggung biaya perawatan 20 siswa dan guru yang ditabrak mobil MBG, masuk fasilitas kelas 1. (BeritaNasional/Instagram Sony Sonjaya)

BeritaNasional.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya menegaskan, seluruh biaya perawatan korban siswa dan guru SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara dalam insiden mobil distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (11/12/2025) pagi akan ditanggung BGN.

"Biaya perawatan seluruh korban ditanggung oleh kami (BGN), dan mereka ditempatkan di kelas 1 (RSUD) semua," ucap Sony dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/12/2025).

Selain itu, Sony memastikan, seluruh proses penanganan korban dilakukan secepat mungkin. Dengan koordinasi lintas pihak untuk memastikan para siswa dan guru yang terluka mendapatkan layanan medis optimal.

"Saya sudah berada di lokasi untuk memastikan semua penanganan berjalan cepat. Kami berkoordinasi dengan pihak sekolah, kepolisian, dan fasilitas kesehatan agar semua korban mendapat penanganan maksimal," ujarnya.

Sony juga menyampaikan, insiden yang terjadi baru-baru ini tidak menghambat operasional maupun pelayanan Program MBG di lapangan. Seluruh distribusi dan layanan kepada penerima manfaat tetap berjalan.

Selain itu, kata Sony, BGN juga telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur dan mekanisme pelaksanaan program untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Evaluasi ini dimulai dari koordinasi lapangan, SOP distribusi, hingga pengawasan operasional harian.

"Secara internal BGN melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencegah terulangnya peristiwa. Peristiwa tersebut tidak menghambat operasional dan pelayanan MBG," ungkap Sony.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan untuk saat ini petugas di lokasi telah mengamankan sopir dari mobil MBG tersebut.

“Untuk supir sudah diamankan,” kata Budi saat dikonfirmasi pada Kamis (11/12/2025).

Untuk jumlah korban luka-luka tercatat ada 20 orang, di antaranya 19 Siswa dan satu orang guru. Mereka telah mendapatkan perawatan di RS Koja 4 siswa dan 1 guru dan di RS Cilincing terdapat 15 siswa.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: