Sejarah Baru! Indonesia Pecahkan Rekor Emas Tandang Terbanyak dalam 32 Tahun di SEA Games 2025

Oleh: Tarmizi Hamdi
Sabtu, 20 Desember 2025 | 21:05 WIB
Petenis ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi/Janice Tjen menang atas petenis tuan rumah Patcharin Cheapchandej/Thasasporn Naklo pada Jumat (19/12/2025). (Foto/Dok Kemenpora)
Petenis ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi/Janice Tjen menang atas petenis tuan rumah Patcharin Cheapchandej/Thasasporn Naklo pada Jumat (19/12/2025). (Foto/Dok Kemenpora)

BeritaNasional.com - Perjuangan kontingen Merah Putih di ajang SEA Games 2025 Thailand resmi berakhir dengan torehan yang sangat membanggakan. Indonesia berhasil membawa pulang total 333 medali, yang terdiri dari 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu.

Capaian 91 emas ini tidak hanya melampaui target awal sebanyak 80 emas, tetapi juga menjadi tonggak sejarah baru bagi olahraga nasional.

Koleksi ini tercatat sebagai jumlah medali emas terbanyak ketiga yang pernah diraih Indonesia saat bertanding di luar negeri (bukan tuan rumah) sejak keikutsertaan pertama pada 1977.

Akhiri Penantian 3 Dekade

Keberhasilan di Thailand ini sekaligus mematahkan "kutukan" laga tandang selama 32 tahun terakhir. Indonesia akhirnya melampaui rekor SEA Games Singapura 1993 yang kala itu mengumpulkan 88 emas.

Dalam catatan sejarah, raihan emas tandang terbanyak Indonesia masih dipegang oleh SEA Games Kuala Lumpur 1989 (102 emas) dan Manila 1991 (92 emas).

Pengamat olahraga, Gatot S. Dewa Broto, menilai prestasi ini adalah sinyal kuat bahwa Indonesia tengah menuju kembali ke masa jayanya di Asia Tenggara.

“Tampil di SEA Games ketika bukan kita tuan rumahnya memang masih menjadi tantangan berat selama ini. Sejak SEA Games Singapura 1993, kita tidak pernah lagi berhasil membawa pulang lebih dari 88 emas. Di SEA Games Kamboja sebelumnya, kita hanya bisa mendekati saja dengan jumlah 87 emas. Kita sudah berhasil lepas dari mimpi buruk selama 32 tahun terakhir saat menjadi peserta tamu SEA Games,” ungkap Gatot yang dikutip dari laman resmi Kemenpora pada Sabtu (20/12/2025).

Menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028

Gatot menekankan agar momentum ini tidak disia-siakan. Mengingat Asian Games 2026 tinggal sembilan bulan lagi, evaluasi mendalam terhadap cabang olahraga unggulan harus segera dilakukan.

“Rekor baru dalam keikutsertaan kita di ajang multi event tidak hanya berhenti di sini. Kita harus ciptakan lagi sejarah baru dengan pencapaian tersukses di Asian Games mendatang. Sehingga pulang dari Thailand nanti, harus dilakukan evaluasi dengan seksama untuk memetakan mana cabang-cabang olahraga yang menjadi kekuatan kita di pentas Asia,” urai Gatot.

Senada dengan Gatot, Noviantika Nasution, Ketua Umum PB Perbasi periode 2006-2010, menyebut prestasi ini sebagai pengobat rindu bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ia terpukau melihat dominasi atlet tanah air di cabang-cabang bergengsi.

“Pencapaian Indonesia di SEA Games kali ini sungguh membanggakan. Sudah lama sekali kita tidak mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan sebanyak ini pada cabang-cabang olahraga bergengsi. Hasil 91 emas ini merupakan penyejuk hati dan pengobat rindu akan kekuatan kita untuk kembali berbicara di ajang multi events seperti SEA Games ini. Melihat hasil ini, kita harus percaya diri kita bisa kembali mencetak rekor positif baru di Asian Games 2026,” kata Noviantika.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: