Menuju 500 Tahun Jakarta, Pramono Anung Gelar Hackathon untuk Gen Z
BeritaNasional.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana menggelar lomba khusus bagi Generasi Z untuk mencari solusi atas persoalan sampah dan kemacetan di Jakarta.
Lomba tersebut akan dikemas dalam bentuk hackathon atau kompetisi inovasi yang menyasar anak muda.
Rencana itu disampaikan Pramono saat menghadiri peluncuran program pelatihan Gig Economy bagi Gen Z serta soft launching AI Innovation Challenge di Jakarta Creative Hub, Jakarta Pusat, Kamis (18/12/2025). Acara tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Saya akan gunakan untuk para pelaku di hackathon ini, lombanya adalah solusi mengatasi sampah atau solusi mengatasi kemacetan, sebagai kota global. Pokoknya ini untuk Gen Z ya," kata Pramono, dikutip dari keterangan resminya, Minggu (21/12/2025).
Pramono menjelaskan, lomba inovasi tersebut akan dibuka selama dua bulan dan menjadi bagian dari rangkaian persiapan menyambut peringatan 500 tahun Jakarta. Ia juga meminta jajarannya segera menyiapkan mekanisme perlombaan secara rinci.
Kepada para pemenang, Pramono menjanjikan hadiah yang disesuaikan dengan karakter Generasi Z, termasuk kesempatan melihat langsung kota-kota besar dunia.
"Pokoknya hadiahnya menarik dan kami akan fasilitasi untuk melihat dunia. Hadiah juara 1, 2, atau 3, pokoknya 1, 2 pasti kami fasilitasi untuk melihat dunia. Apakah melihat Beijing, New York, dan sebagainya, kami fasilitasi untuk itu," ujar Pramono.
Menurut Pramono, keterlibatan generasi muda dalam mencari solusi perkotaan sejalan dengan target Jakarta untuk masuk dalam jajaran 50 kota global dunia.
"Sebagai kota yang memberikan kontribusi 16,39 persen terhadap GDP, dan Jakarta ini sekarang tumbuh 5,04 persen di triwulan ketiga ini, tentunya kami betul-betul berharap bisa bersinergi dengan pemerintah pusat," ucap Pramono.
Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga menyinggung perkembangan gig economy yang dinilai semakin pesat. Berdasarkan data statistik terbaru, sektor tersebut telah dimanfaatkan oleh hampir 2,5 juta orang.
Ia pun membuka peluang bagi pemerintah pusat untuk memanfaatkan Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai agenda nasional ke depan.
"Maka untuk itu Pak Menko, kalau kemudian Pak Menko dan Pak Menteri mau mengadakan acara di Jakarta, kami bersedia menjadi tuan rumah sepenuhnya. Gunakanlah ruang-ruang yang dimiliki oleh Pemerintah Jakarta," tandasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu






