Hari Ulang Tahun PKBI 23 Desember : Sejarah, Peran, dan Fakta Menarik Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia
BeritaNasional.com - Memperingati Hari Ulang Tahun Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) setiap 23 Desember. Simak sejarah, latar belakang, peran strategis, serta fakta menarik PKBI dalam memperjuangkan kesehatan reproduksi di Indonesia.
Memperingati Hari Ulang Tahun Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI)
Setiap 23 Desember, Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI). Momentum ini menjadi pengingat penting atas kiprah panjang PKBI sebagai organisasi masyarakat sipil yang berperan besar dalam memperjuangkan hak kesehatan reproduksi, keluarga berencana, dan kesejahteraan perempuan di Tanah Air.
Pada 23 Desember 2024, PKBI genap berusia 67 tahun, menandai perjalanan panjang sejak berdiri pada 1957. Di tengah dinamika kependudukan Indonesia yang terus berubah, PKBI tetap relevan sebagai garda terdepan dalam isu kesehatan keluarga dan pengendalian pertumbuhan penduduk.
PKBI lahir dari keprihatinan mendalam terhadap kondisi kesehatan ibu di Indonesia pada era awal kemerdekaan. Pada dekade 1950-an, angka kematian ibu melahirkan masih tergolong tinggi, sementara akses terhadap layanan kesehatan reproduksi sangat terbatas.
Gagasan pendirian PKBI dipelopori oleh Dr. Soeharto, dokter pribadi Presiden Soekarno. Bersama sejumlah tokoh kesehatan nasional, ia menggagas sebuah organisasi yang fokus pada edukasi dan pelayanan keluarga berencana.
Gagasan ini diperkuat melalui diskusi dengan tokoh internasional, salah satunya Mrs. Dorothy Brush, aktivis keluarga berencana dunia. Hasilnya, pada 23 Desember 1957, PKBI resmi dideklarasikan sebagai organisasi independen non-pemerintah.
Peringatan HUT PKBI bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi atas perjuangan panjang dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi, memperjuangkan hak kesehatan reproduksi, mendorong kesadaran perencanaan keluarga, serta mengedukasi masyarakat tentang kesehatan seksual yang aman dan bertanggung jawab.
PKBI hadir jauh sebelum program keluarga berencana menjadi kebijakan nasional, menjadikannya pelopor gerakan KB di Indonesia.
Dalam perjalanannya, PKBI mencatat sejumlah tonggak sejarah penting, di antaranya:
- Menjadi rujukan nasional dalam gerakan keluarga berencana
- Bergabung dengan International Planned Parenthood Federation (IPPF) pada tahun 1969
- Berkontribusi dalam lahirnya Lembaga Keluarga Berencana Nasional (LKKBN)
- Turut mendorong pembentukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
Hingga kini, PKBI memiliki jaringan luas di 25 provinsi dan 178 kabupaten/kota di Indonesia.
Di tengah tantangan seperti bonus demografi, pernikahan usia dini, hingga ketimpangan akses kesehatan, PKBI tetap memainkan peran strategis. Peringatan HUT PKBI menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya keluarga sehat sebagai fondasi bangsa yang kuat dan berkelanjutan.
Hari Ulang Tahun Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) setiap 23 Desember bukan hanya peringatan sejarah, tetapi juga pengingat akan pentingnya peran masyarakat sipil dalam pembangunan manusia Indonesia. Selama lebih dari enam dekade, PKBI telah membuktikan konsistensinya dalam memperjuangkan kesehatan keluarga, perempuan, dan generasi masa depan.
(rep / Dinda Aisy)
BUDAYA | 22 jam yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
HUKUM | 22 jam yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







