DPR Imbau Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Isu Super Flu

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 01 Januari 2026 | 09:39 WIB
Ilustrasi super flu. (Foto/freepik)
Ilustrasi super flu. (Foto/freepik)

BeritaNasional.com -  Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta masyarakat tetap waspada dan tidak panik dalam menghadapi varian Influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai super flu di Indonesia.

Ia menekankan pentingnya penguatan edukasi kesehatan dan langkah pencegahan berbasis sains sebagai kunci menghadapi kondisi tersebut.

Data terbaru di Amerika Serikat per 30 Desember 2025 menunjukkan aktivitas influenza berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi di 32 negara bagian, meningkat dari sebelumnya yang tercatat di 17 negara bagian.

“Informasi dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa varian ini sudah terpantau dan hingga kini belum terbukti menyebabkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan influenza sebelumnya. Hal ini penting disampaikan agar masyarakat tetap tenang, rasional, dan mengikuti anjuran kesehatan,” ujar Netty dalam keterangannya, Kamis (1/1/2026).

Netty mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan yang melakukan pemantauan serta menyampaikan perkembangan secara terbuka kepada publik. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan mencegah kepanikan.

Ia mengingatkan bahwa influenza tetap merupakan penyakit menular yang tidak boleh disepelekan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta mereka yang memiliki penyakit penyerta.

“Upaya pencegahan sederhana tetap menjadi kunci, mulai dari menjaga kebersihan, menerapkan pola hidup sehat, etika batuk dan bersin, hingga penggunaan masker pada kondisi tertentu. Vaksinasi influenza juga tetap relevan sebagai upaya perlindungan, terutama untuk mengurangi risiko gejala berat,” jelasnya.

Netty juga mendorong pemerintah untuk terus memperkuat komunikasi kepada masyarakat, termasuk memberikan penjelasan mengenai perbedaan influenza dengan penyakit lain serta kapan masyarakat perlu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

“Edukasi yang jelas dan konsisten akan membantu masyarakat mengambil langkah yang tepat tanpa menimbulkan ketakutan berlebihan. Ini merupakan bagian dari upaya perlindungan kesehatan publik yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Komisi IX DPR RI, lanjut Netty, akan terus mendukung langkah-langkah penguatan surveilans penyakit menular, kesiapsiagaan layanan kesehatan, serta upaya promotif dan preventif di masyarakat.

“Kesehatan publik adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kami optimistis situasi ini dapat dikelola dengan baik,” pungkasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: