Banyak Calo, Kini Kuota Tiket Planetarium untuk Pembelian Online Hanya 50 Persen

Oleh: Lydia Fransisca
Minggu, 04 Januari 2026 | 10:28 WIB
Gedung Planetarium TIM Jakarta. (BeritaNasional/Instagram Planetarium)
Gedung Planetarium TIM Jakarta. (BeritaNasional/Instagram Planetarium)

BeritaNasional.com -  PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola Taman Ismail Marzuki (TIM) resmi mengubah kuota pembelian tiket pertunjukan Planetarium Jakarta.

Hal ini dilakukan usai maraknya praktik calo tiket pertunjukan di media sosial, termasuk menjualnya dengan harga yang jauh lebih mahal dari harga awal.

Head of SBU Taman Ismail Marzuki Jakpro Anya A Christiana menjelaskan, tiket Teater Bintang di Planetarium bisa didapatkan melalui dua cara.

Pertama, pengunjung bisa membeli secara daring alias online di Loket.com dengan kuota tiket tersedia 50%.. Sebelumnya, kuota tiket daring sebanyak 75%.

Sementara itu, pembelian langsung atau on the spot juga diberi kuota 50% dari sebelumnya hany 25%.

Anya berujar, seluruh mekanisme ticketing telah diatur berdasarkan kuota ketersediaan sehingga tidak memungkinkan adanya penambahan penonton di luar jumlah tiket yang tersedia.

"Sistem distribusi tiket Teater Bintang Planetarium telah kami atur secara ketat berbasis kuota. Tidak ada penambahan kapasitas di luar tiket yang tersedia," ujarnya, dikutip Minggu (4/12/2025).

Anya mengatakan, Loket.com merupakan satu-satunya platform resmi penjualan tiket secara daring.

Sedangkan, pembelian langsung hanya dapat dilakukan melalui loket resmi yang berada di Drop Off Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki.

"Sistem ini kami bangun untuk mencegah praktik calo, penipuan, maupun dugaan keterlibatan oknum tidak bertanggung jawab," jelasnya.

"Jakpro tidak bekerja sama dengan pihak ketiga, perorangan, atau kanal tidak resmi dalam pendistribusian tiket,” tambahnya menandasi.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: