Pakar Kriminologi UI Usulkan Polri Dibagi 2 Wilayah
BeritaNasional.com - Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala mengusulkan kepolisian membagi basis teritorial untuk memperpendek kendali organisasi. Usulan disampaikan dalam rapat Panja Reformasi Kepolisian, Kejaksaan dan Peradilan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
"Kepolisian membelah berbasis teritorial guna memperpendek rentang kendali organisasi," ujarnya.
Adrianus mengusulkan kepolisian dibagi dua menjadi Polri timur dan Polri barat. Agar memudahkan dalam pengawasan terhadap kerja-kerja Polri.
"Jadi kalau dalam hal ini soal budaya itu soal pengawasan, maka bagaimana kalau dengan kita belah dua kepolisian ini, ada Polri timur Polri barat," katanya.
Sehingga, apabila ada penyimpangan akan lebih mudah untuk fokus menyelesaikannya. Pimpinan tertinggi Polri juga lebih mudah untuk terjun ke lapangan dan mendeteksi penyimpangan.
"Maka lalu kemudian berbagai macam penyimpangan itu lalu kemudian dapat lebih mudah difokuskan, pimpinan tertinggi lebih mudah untuk berada di lapangan, sekaligus juga untuk mendeteksi penyimpangan yang terjadi," katanya.
Dengan dibagi dua wilayah, maka ada pembagian Wakapolri yang mengurus Polri di timur dan barat.
Adrianus yakin dengan ada pembagian teritorial ini akan memudahkan untuk mengidentifikasi penyimpangan di tubuh Polri.
"Aneka macam penyimpangan yang tadinya tidak terlihat kalau kapolrinya cuma satu wakapolrinya cuma satu dengan adanya dua wakapolri ini, maka kemudian makin mudah terlihat dan sekaligus dengan cepat tertanggulangi," ujarnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







