4 Warga Palestina Tewas di Gaza City, Banjir jadi Salah Satu Penyebabnya
BeritaNasional.com - Sebanyak empat warga Palestina tewas di Gaza City dalam dua insiden terpisah. Tiga orang tewas akibat tertimpa reruntuhan sebuah gedung pernikahan, sementara seorang wanita meninggal akibat banjir di Yerusalem Timur, seiring hujan lebat dan angin kencang melanda kawasan tersebut pada Selasa (13/1/2026).
Saksi mata mengatakan, tiga orang, termasuk seorang wanita dan seorang anak, tewas ketika sebuah gedung pernikahan di tepi pantai Gaza City runtuh. Gedung tersebut sebelumnya digunakan sebagai tempat berlindung oleh para pengungsi.
Dalam insiden terpisah, sejumlah sumber medis Palestina melaporkan bahwa seorang wanita tewas ketika sebuah tembok runtuh di sebelah barat Gaza City saat badai berlangsung.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal, mengonfirmasi insiden-insiden tersebut, sekaligus memperingatkan bahwa bangunan-bangunan di Gaza tidak lagi aman untuk dijadikan tempat berlindung bagi warga di tengah hujan lebat dan angin kencang yang terus melanda.
Di Yerusalem Timur, seorang wanita berusia 50-an tahun tewas akibat banjir pada Selasa (13/1/2026) melaporkan layanan penyelamatan Israel, Magen David Adom.
Layanan itu menyebutkan bahwa korban diduga tertimpa benda berat di dalam rumahnya yang terendam banjir dan sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi akhirnya meninggal dunia.
Polisi Israel mengatakan, sejumlah jalan terblokir akibat banjir di wilayah selatan dan utara Israel, serta sedikitnya 10 orang terjebak banjir dan harus diselamatkan.
Sementara itu, video-video yang beredar di media sosial memperlihatkan tim penyelamat menggunakan perahu untuk menjangkau orang-orang yang terjebak di jalan-jalan utama yang terendam banjir.
Layanan Meteorologi Israel menyampaikan, angin dengan kecepatan lebih dari 100 kilometer per jam melanda berbagai wilayah di seluruh penjuru negeri. Hujan deras mengguyur sejak malam hari hingga Selasa, terutama di Israel bagian tengah. Cuaca diperkirakan akan berangsur melemah dalam semalam, kata layanan tersebut.
Sumber:Antara
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 18 jam yang lalu
EKBIS | 17 jam yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







