Komisi dan Pemerintah Sepakat RUU Hukum Acara Perdata Jadi Usul Inisiatif DPR
BeritaNasional.com - DPR RI dan pemerintah sepakat untuk membahas RUU Hukum Acara Perdata. RUU akan menjadi RUU usul inisiatif DPR.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan, RUU Hukum Acara Perdata menjadi inisiatif DPR agar bisa lebih cepat diselesaikan. Karena hanya perlu menerima daftar inventarisasi masalah (DIM) dari pemerintah.
"Undang-undang ini akan diajukan atas usul dari DPR. Ya. Ini supaya apa? Supaya lebih cepat. Kan kalau dari DPR itu kan nanti DIM-nya dari pemerintah. Nah ini DIM-nya cuma satu. Kalau nanti apa namanya, dari pemerintah, DIM-nya banyak, fraksi-fraksi, jadi lebih lama," katanya saat rapat kerja dengan Wakil Menteri Hukum Edward O.S Hiariej di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
"Jadi pertimbangan itu saja, ya, bahwa undang-undang ini akan ditarik dan menjadi usulan DPR," sambungnya.
Pemerintah pun sepakat bahwa RUU Hukum Acara Perdata akan menjadi usul inisiatif DPR.
"Kami pemerintah menyambut baik usulan dari pimpinan Komisi III bahwa RUU tentang Hukum Acara Perdata itu menjadi inisiatif DPR, dan selanjutnya kami akan sesuaikan dengan proses yang berlaku," ujar Wamen Hukum Edward.
Pemerintah juga meminta kepada Komisi III untuk memberikan perhatian kepada sejumlah undang-undang. Yaitu RUU Pelaksanaan Pidana Mati dan juga RUU tentang Grasi, Amnesti, Abolisi dan Rehabilitasi.
"Yang pertama adalah RUU tentang pelaksanaan pidana mati. Ini sebetulnya sangat simpel karena hanya memindahkan dari PNP 1964 tentang tata cara saja. Dan ini merupakan perintah dari KUHP. Kemudian yang kedua adalah RUU tentang grasi, amnesti, abolisi, dan rehabilitasi," kata Edward.
Ia juga mengingatkan agar RUU Narkotika dan Psikotropika untuk segera dibahas. Komisi III pun menyanggupi permintaan dari pemerintah.
"Betul. Kemudian yang ketiga ini juga tidak kalah pentingnya adalah mengenai RUU tentang narkotika dan psikotropika. Hanya itu saja yang kita sampaikan, mungkin dalam tahun ini bisa kita," kata Edward.
"Ya siap saja ya. Siap. Itu saja dari kami, makasih," jawab Habiburokhman.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







