Sore Ini, 9 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir

Oleh: Bachtiarudin Alam
Minggu, 25 Januari 2026 | 16:15 WIB
Pejalan kaki menerjang genangan banjir yang merendam di sekitar Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (22/1/2026). (Beritanasional/Oke Atmaja)
Pejalan kaki menerjang genangan banjir yang merendam di sekitar Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (22/1/2026). (Beritanasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Sejumlah wilayah Jakarta sampai hari ini, Minggu (25/1/2026) masih tergenangan banjir sejak hujan deras pada Kamis (22/1/2026).

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menyampaikan, berdasarkan pemantauan pukul 15.00 WIB, terdapat sembilan RT yang masih tergenang banjir.

“BPBD mencatat saat ini terdapat sembilan RT,” kata Yohan dalam keterangannya.

Adapun, data wilayah terdampak sebagai berikut:

1. Jakarta Timur terdapat 8 RT, yang terdiri dari:

- Kel. Bidara Cina*: 4 RT

Ketinggian: 20 s.d 30 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Kampung Melayu: 4 RT

Ketinggian: 65 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung

2. Jakarta Utara terdapat 1 RT, yang terdiri dari:

- Kel. Kapuk Muara*: 1 RT

Ketinggian: 20 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Sementara itu, wilayah yang sudah surut sebagai berikut:

  1. Kelurahan Cililitan : 2 RT
  2. Kelurahan Kembangan Selatan: 1 RT
  3. Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT
  4. Kelurahan Cawang: 5 RT

“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik,” jelasnya.

“Bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” tambah Yohan.

Meski intensitas hujan hari ini telah berkurang, masyarakat tetap diimbau  agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: