Kapal Menumpuk di Muara Angke, Ini Langkah Pemprov DKI

Oleh: Lydia Fransisca
Jumat, 30 Januari 2026 | 17:04 WIB
Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. (Foto/ist)
Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. (Foto/ist)

BeritaNasional.com -  Pemprov DKI Jakarta bakal memperluas kapasitas kolam labuh di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai viralnya video yang menunjukkan penumpukan kapal di Pelabuhan Muara Angke.

“Pemerintah DKI Jakarta segera memperluas pelabuhan yang ada di tempat itu dengan menambah kapasitas,” kata Pramono di Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).

Pembangunan tambahan kapasitas kolam labuh ini diproyeksikan mampu menampung 500 hingga 600 kapal tambahan. Pengerjaan perluasan pelabuhan tersebut rencananya dimulai dalam waktu dekat.

Selain itu, Pramono juga meminta agar tidak ada penambahan izin kapal baru di Pelabuhan Muara Angke. Langkah ini dilakukan agar beban pelabuhan tidak semakin berat.

“Saya menyampaikan dan memohon agar tidak ada penambahan izin kapal baru. Sebab, jika izin kapal terus ditambah—sementara saat ini jumlahnya sudah mencapai 2.500 hal tersebut pasti akan menjadi beban bagi Muara Angke,” jelasnya.

Pramono mengungkapkan, saat ini terdapat ketidakseimbangan antara infrastruktur yang tersedia dengan jumlah armada kapal di Kolam Labuh Pelabuhan Perikanan Muara Angke.

Pelabuhan tersebut hanya memiliki daya tampung sekitar 400 hingga 500 kapal. Namun, akibat kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi, banyak kapal bersandar dan menyebabkan kepadatan.

“Sekarang ini, karena kondisi cuaca, banyak kapal yang tidak melaut. Sebagian besar kemudian diparkir di tempat itu,” ucap Pramono menandasi.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: