Agar Ada Efek Jera, Anggota DPR Minta Pelaku Tindak Pidana Narkotika Dipajang di Publik

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 03 Februari 2026 | 15:55 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al-Habsyi. (BeritaNasional/Sinpo)
Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al-Habsyi. (BeritaNasional/Sinpo)

BeritaNasional.com -  Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al-Habsyi meminta pelaku tindak pidana narkotika ditampilkan ke publik. Menurut Habib, cara ini untuk menunjukan efek jera.

Awalnya, Aboe menyinggung dalam Al-Quran, pelaku narkoba dipotong kepalanya kemudian dipajang tiga hari berturut-turut.

"Dalam Quran pak, kalau dalam hukum seseorang yang sifatnya mujirin yaitu narkoba pembunuhan dan sebagainya, itu di samping dipotong palanya, dipajang tiga hari berturut-turut," ujarnya saat rapat kerja Komisi III DPR dengan BNN di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Maka menurut Aboe, pelaku tindak pidana narkotika harus dibuat jera. Salah satu caranya dengan ditampilkan ke publik.

"Nah kita nih bagaimana cara bikin jera. Saya enggak nyuruh pake cara itu. Tapi coba pak kalau ada yang begitu tuh tunjukan di publik. Jangan sampai kita terlalai dengan hal-hal seperti ini," terangnya.

Aboe pun mendukung langkah BNN menyikat para pemain di industri narkotika. Terutama jaringan yang mengedarkan di Lapas.

"Dan jaringan di Lapas itu pak, mengerikan dan harus benar-benar cari induk pemainnya di dalam. Saya ketemu orang yang pengalaman di lapas, bohong itu kalau tidak ada dan sandiwaranya itu cantik sekali pak. Silakan kerja sama dengan lapas," tegasnya.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: