Diskusi KWP Bersama DPR Bahas Cuaca Ekstrem, Sinergi dan Kolaborasi Bersama Atasi Bencana

Oleh: Elvis Sendouw
Kamis, 05 Februari 2026 | 18:20 WIB
KWP gelar diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Cuaca Ekstrem, Sinergi dan Kolaborasi Bersama Atasi Bencana”. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) KWP gelar diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Cuaca Ekstrem, Sinergi dan Kolaborasi Bersama Atasi Bencana”. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) KWP gelar diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Cuaca Ekstrem, Sinergi dan Kolaborasi Bersama Atasi Bencana”. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) KWP gelar diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Cuaca Ekstrem, Sinergi dan Kolaborasi Bersama Atasi Bencana”. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) KWP gelar diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Cuaca Ekstrem, Sinergi dan Kolaborasi Bersama Atasi Bencana”. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) KWP gelar diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Cuaca Ekstrem, Sinergi dan Kolaborasi Bersama Atasi Bencana”. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
KWP gelar diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Cuaca Ekstrem, Sinergi dan Kolaborasi Bersama Atasi Bencana”. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com -  Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) gelar diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Cuaca Ekstrem, Sinergi dan Kolaborasi Bersama Atasi Bencana” turut hadiri sebagai pembicara Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sujatmiko, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani, dan Pengamat Politik Ujang Komarudin di gedung nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Anggota Komisi V DPR RI, Sujatmiko mengatakan, tantangan utama penanganan bencana hidrometeorologi di Indonesia bukan terletak pada keterbatasan informasi cuaca, melainkan lemahnya kesiapan dan respons pemerintah daerah dalam menindaklanjuti peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (BeritaNasional/Elvis Sendouw)sinpo

Komentar: