DJI Kembali Gugat Insta360 di Pengadilan AS, Ini Isi Gugatannya

Oleh: Kiswondari
Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:01 WIB
DJI Osmo Pocket 3 (kanan), Insta360 Luna (kiri). (BeritaNasional/DJI/Insta360)
DJI Osmo Pocket 3 (kanan), Insta360 Luna (kiri). (BeritaNasional/DJI/Insta360)

BeritaNasional.com - Dua perusahaan besar kamera di Tiongkok tengah berselisih di pengadilan Amerika Serikat (AS), mereka yakni, DJI dan Insta360. Pada Rabu (10/6/2026) lalu, DJI melayangkan gugatan kedua kepada Insta360 di Pengadilan Distrik Timur Texas, dengan tuduhan produk Insta360 Luna memiliki kemiripan visual dan teknis dengan DJI Osmo Pocket. 

Melansir Gizmochina pada Sabtu (13/6/2026), gugatan pertama telah diajukan DJI yang berkaitan dengan paten desain. DJI berpendapat bahwa kamera Luna terlalu mirip dengan Osmo Pocket 3 dengan desain bodi genggam yang ramping, leher khas yang menghubungkannya ke lengan gimbal, layar yang dapat berputar, port samping, dan interface bawah.

Menurut DJI, kemiripan kedua produk kamera tersebut cukup untuk benar-benar membingungkan pembeli untuk membedakan DJI maupun Insta360.

Pada gugatan kedua, DJI menggugat empat paten utilitas yang mencakup teknologi aktual di dalam kamera. Seperti misalnya, bagaimana gimbal beralih antara "mode kunci" dan "mode ikuti", sistem pelacakan subjek, dan bagaimana tampilan terintegrasi dengan gimbal secara real-time.

DJI bahkan menyatakan bahwa Insta360 "secara terang-terangan meniru" penemuan-penemuan ini dengan sepengetahuan penuh tentang paten tersebut, yang membuka peluang bagi DJI mendapatkan ganti rugi yang lebih besar atas pelanggaran yang disengaja oleh Insta360.

Sebagai upaya pemulihan, DJI pun menuntut larangan permanen terhadap penjualan produk Luna di AS, beserta ganti rugi dengan jumlah minimal royalti yang wajar, dan berpotensi pada pengembalian penuh keuntungan.

Sebelumnya pada awal 2026, DJI sudah mengajukan klaim kepemilikan paten di Tiongkok, terkait dengan penemuan yang diduga dikembangkan oleh mantan insinyur DJI yang kemudian bergabung dengan Insta360. Ketegangan antara kedua perusahaan ini telah meningkat sejak lama, dan gugatan di AS ini lebih merupakan eskalasi ketegangan ketimbang sesuatu yang baru.

Menanggapi gugatan ini. Insta360 diperkirakan akan melawan balik. Mereka pun telah mengisyaratkan niat untuk membela diri dengan gigih, termasuk potensi gugatan balik atas kekayaan intelektual mereka dalam bagian gimbal saku dan pencitraan 360 derajat.

Tentu, keputusan atas kasus-kasus ini dapat memengaruhi bagaimana pendekatan DJI dan Insta360 terkait pengembangan produk dan strategi pasar ke depannya, dan dapat menetapkan preseden yang lebih luas untuk sengketa kekayaan intelektual lintas batas di industri fotografi.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: