Penentuan Awal Puasa Segera Ditentukan, Ini Jadwal Sidang Isbat Kemenag

Oleh: Harits Tryan
Rabu, 11 Februari 2026 | 11:02 WIB
Tim pemantau hilal. (BeritaNasional/Oke Atmaja)
Tim pemantau hilal. (BeritaNasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Kementerian Agama (Kemenag) dijadwalkan menggelar Sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah pada 17 Februari 2026. Sidang ini akan menjadi acuan resmi pemerintah dalam menetapkan awal pelaksanaan ibadah puasa bagi umat Islam di Indonesia.

"Sidang Isbat akan dihadiri oleh sejumlah pihak, perwakilan ormas Islam, perwakilan kedubes negara-negara Islam, MUI, BMKG, ahli falak, DPR dan perwakilan Mahkamah Agung," ujarnya.

Dijelaskan Abu Rokhmad, ada tiga rangkaian pelaksanaan sidang Isbat, yaitu; pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi, verifikasi hasil rukyatul hilal dari 37 titik pemantauan di Indonesia. 

"Selanjutnya, musyawarah dan pengambilan keputusan yang diumumkan kepada masyarakat," ujar Abu. 

Dia menambahkan, dalam penentuan awal Ramadan, Idul Fitri 1 Syawal dan Idul Adha Kemenag mengintegrasikan metode Hisab dan Rukyah. 

Abu mengajak masyarakat menunggu hasil sidang isbat dan pengumuman pemerintah terkait awal Ramadan 1447 H nanti. Menurutnya, ini sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah. 

Sementara, Direktur Urusan Agama Islam Arsad Hidayat menambahkan, Kemenag akan mengirimkan sejumlah ahli ke lokasi atau titik rukyah yang potensial melihat hilal jelas. Termasuk di lokasi atau tempat observasi bulan. 

"Kalau memungkinkan, tahun ini kita menjadikan masjid IKN yang telah diresmikan beberapa waktu lalu sebagai tempat pelaksanaan rukyatul  hilal," kata Arsyad. 

Selain itu, ujar Arsad, tahun ini, Kemenag akan menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) sebagai dasar hukum pelaksanaan sidang Isbat. 

"PMA ini akan menjadi pijakan dan menjawab pertanyaan masyarakat tentang dasar pelaksanaan sidang Isbat," pungkasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: