Bersiap! Harga Daging Sapi Diprediksi Tambah Mahal, Naik 15 Persen
BeritaNasional.com - Bulan suci ramadan tinggal menghitung hari. Biasanya tingkat konsumsi masyarakat meningkat sehingga menyebabkan harga bahan pangan naik signifikan tanpa terkecuali daging sapi.
Perumda Dharma Jaya memprediksi harga daging sapi akan naik sekitar tujuh hingga 15% jelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini. Kepala Divisi Perencanaan Korporasi dan Transformasi Perumda Dharma Jaya Afan Wahyu menyampaikan kisaran harga daging sapi yang ada.
"Kisaran harga pada bulan Ramadhan untuk daging sapi di angka Rp143.000-Rp146.000. Ini patokan harga daging sapi paha belakang," ujarnya.
Meski demikian ia memastikan harga yang dijual Dharma Jaya lebih murah 2-30% dibandingkan kompetitor.
Dalam acara kesiapan stok protein hewani di Jakarta selama Ramadhan di Jakarta, Kamis (12/2/2026) juga disampaikan
penyebab salah satu pangan strategis di Jakarta naik karena terjadi peningkatan konsumsi di level rumah tangga, UMKM, maupun momentum keagamaan.
Afan mengatakan H-30 hingga beberapa hari jelang lebaran permintaan daging sapi mencapai 58%. Dengan demikian
untuk memenuhi kebutuhan konsumsi per 11 Februari 2026 Dharma Jaya telah memiliki stok daging sapi sebanyak 1.195 ton, ditambah ketersediaan sebanyak 1.594 sapi hidup yang siap dipotong sesuai kebutuhan pasar.
"Infonya bulan ini akan masuk lagi 550 ekor (sapi). Kami juga melakukan buffer stok 300 ton per bulan. Untuk amannya itu di angka untuk kecukupan tiga bulan ke depan," ungkapnya.
Sementara itu stok daging sapi di Jakarta sebanyak 90% berasal dari luar ibu kota melalui mekanisme kerja sama antardaerah, BUMD, BUMN, dan swasta, hingga impor. Ini disebabkan Jakarta bukan daerah produsen.
Sementara itu, kebutuhan daging sapi di Jakarta bisa mencapai 73.100 ton dalam setahun. Sedangkan konsumsi per kapita daging sapi berada pada kisaran 2,3-5 kg per tahun. (Antara)

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu




