Profil Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Terjaring OTT KPK

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 03 Maret 2026 | 11:45 WIB
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. (Foto/prokompim.setda.pekalongankab).
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. (Foto/prokompim.setda.pekalongankab).

BeritaNasional.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) di Pekalongan. Dalam OTT itu, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq disebut ikut terjaring.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Rabu (3/3/2026). 

"Salah satunya Bupati," tambah Budi.


Berikut profil Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Fadia Arafiq, S.E., M.M. lahir 23 Mei 1978 dengan nama Laila Fathiah adalah politikus, Bupati Pekalongan periode 2021–2024 dan juga merupakan penyanyi dangdut dan anak dari pedangdut senior Indonesia, A. Rafiq.

Fadia pernah mengikuti jejak ayahnya, yaitu sebagai pedangdut. Namanya melejit setelah ia melemparkan sebuah single yang berjudul Cik Cik Bum Bum (2000). 

Setelah beralih ke dunia politik, Fadia pernah menjadi Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan periode 2011-2016 mendampingi Amat Antono sebelum kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Pekalongan yang berpasangan dengan H. Riswadi, S.H.

Fadia Arafiq lahir dengan nama Laila Fathiah di Jakarta, 23 Mei 1978 sebagaimana tertulis di ijazah SMA-nya. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat (1984-1990), SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat (1990-1993), dan SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur (1993-1996).

Fadia lalu melanjutkan pendidikan S1 Manajemen di Universitas AKI Semarang dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 2013. Ia merampungkan studi S2 Manajemen di Universitas Stikubank Semarang dan meraih gelar Magister Manajemen pada tahun 2015.

Sebagai Bupati Pekalongan, Fadia A Rafiq telah menjabat selama dua periode, yakni 2021-2026 dan 2025-2030.

Fadia menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan dan Ketua KNPI Jawa Tengah periode 2016-2021.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: