Capai 10 Juta Peserta di Awal 2026, KSP Sebut Program CKG Jadi Investasi Jangka Panjang

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 05 Maret 2026 | 04:00 WIB
Warga antusias mendatangi puskesmas untuk memeriksa kesehatan gratis dari program pemerintah. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Warga antusias mendatangi puskesmas untuk memeriksa kesehatan gratis dari program pemerintah. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi pemerintah menunjukkan progres signifikan di awal tahun 2026. 

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari melaporkan, sepanjang Januari hingga Februari 2026, layanan ini telah menjangkau lebih dari 10,5 juta masyarakat di seluruh Indonesia.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor KSP, Jakarta, Rabu (4/3/2026), Qodari memaparkan data detail capaian program tersebut. 

Sebanyak 10.563.593 peserta tercatat telah memanfaatkan layanan di 9.543 puskesmas yang tersebar merata di 514 kabupaten/kota.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 714.808 peserta telah mendapatkan pengobatan, sementara 7.577.364 lainnya masih dalam proses tindak lanjut," ujar Qodari.

Pemerintah menargetkan program terintegrasi ini mampu menjangkau 130 juta penduduk pada tahun 2026. Untuk mencapai target ambisius tersebut, layanan akan diperluas ke 10.300 puskesmas dengan dukungan penuh dari 66 kementerian dan lembaga.

Selain masyarakat umum, sektor pendidikan keagamaan menjadi pilar penting dalam strategi deteksi dini kesehatan nasional. 

Berkolaborasi dengan Kementerian Agama, program CKG juga menyasar lingkungan madrasah, mulai dari tingkat Raudhatul Athfal hingga Madrasah Aliyah.

Target sasarannya tidak main-main, yakni mencakup 87.644 lembaga madrasah, 10.495.012 siswa, dan 936.359 guru serta tenaga kependidikan.

Hingga Januari 2026, tercatat sebanyak 10.751 madrasah telah mengeksekusi program ini. Sebanyak 1.914.615 siswa dilaporkan sudah menjalani pemeriksaan kesehatan. Angka ini setara dengan 18,11 persen dari total target siswa nasional.

"Capaian tersebut menunjukkan progres awal yang signifikan dalam membangun kesadaran pemeriksaan kesehatan sejak usia sekolah," tandasnya.

Sumber: Antara

Capai 10 Juta Peserta di Awal 2026, KSP Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Jadi Investasi Jangka Panjang

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi pemerintah menunjukkan progres signifikan di awal tahun 2026. 

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari melaporkan, sepanjang Januari hingga Februari 2026, layanan ini telah menjangkau lebih dari 10,5 juta masyarakat di seluruh Indonesia.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor KSP, Jakarta, Rabu (4/3/2026), Qodari memaparkan data detail capaian program tersebut. 

Sebanyak 10.563.593 peserta tercatat telah memanfaatkan layanan di 9.543 puskesmas yang tersebar merata di 514 kabupaten/kota.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 714.808 peserta telah mendapatkan pengobatan, sementara 7.577.364 lainnya masih dalam proses tindak lanjut," ujar Qodari.

Pemerintah menargetkan program terintegrasi ini mampu menjangkau 130 juta penduduk pada tahun 2026. Untuk mencapai target ambisius tersebut, layanan akan diperluas ke 10.300 puskesmas dengan dukungan penuh dari 66 kementerian dan lembaga.

Selain masyarakat umum, sektor pendidikan keagamaan menjadi pilar penting dalam strategi deteksi dini kesehatan nasional. 

Berkolaborasi dengan Kementerian Agama, program CKG juga menyasar lingkungan madrasah, mulai dari tingkat Raudhatul Athfal hingga Madrasah Aliyah.

Target sasarannya tidak main-main, yakni mencakup 87.644 lembaga madrasah, 10.495.012 siswa, dan 936.359 guru serta tenaga kependidikan.

Hingga Januari 2026, tercatat sebanyak 10.751 madrasah telah mengeksekusi program ini. Sebanyak 1.914.615 siswa dilaporkan sudah menjalani pemeriksaan kesehatan. Angka ini setara dengan 18,11 persen dari total target siswa nasional.

"Capaian tersebut menunjukkan progres awal yang signifikan dalam membangun kesadaran pemeriksaan kesehatan sejak usia sekolah," tandasnya.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: