Menhub Instruksikan Ramp Check Ketat di Semua Moda Transportasi Jelang Angkutan Lebaran 2026
BeritaNasional.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian Perhubungan untuk secara konsisten melakukan ramp check pada seluruh moda transportasi selama masa Angkutan Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan serta mencegah potensi kecelakaan selama periode mudik.
“Keselamatan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran harus jadi prioritas utama. Terkait hal ini, saya telah menginstruksikan seluruh jajaran Kemenhub untuk melakukan ramp check secara konsisten dan sesuai prosedur, sehingga semua sarana transportasi yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik jalan,” ujar Dudy dikutip, Minggu (8/3/2026).
Dudy menjelaskan, pemeriksaan kelaikan armada telah dilakukan di berbagai sektor transportasi. Pada sektor transportasi darat, ramp check telah dilakukan terhadap 27.664 unit bus sejak 23 Februari 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17.516 unit dinyatakan layak beroperasi, sementara sisanya mendapatkan peringatan untuk melakukan perbaikan, dilarang beroperasi, hingga dikenakan sanksi tilang.
Di sektor transportasi laut, uji kelaiklautan telah dilakukan terhadap 832 kapal dari total 840 armada yang tersedia. Sementara itu, pada sektor transportasi penyeberangan, pemeriksaan dilakukan terhadap 220 kapal dari total 254 armada.
Adapun di sektor transportasi udara, ramp check telah dilakukan terhadap 372 pesawat dari total armada sebanyak 564 unit. Sedangkan pada sektor perkeretaapian, pemeriksaan dilakukan terhadap 3.672 unit sarana dari total 3.687 unit yang tersedia.
Dia juga meminta seluruh operator transportasi memastikan perawatan armada dilakukan secara optimal agar memenuhi standar keselamatan sebelum dioperasikan. Ia menegaskan bahwa pelayanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat harus menjadi prioritas selama masa Angkutan Lebaran 2026.
“Semua transportasi publik harus menjamin keselamatan penumpang dan wajib memberikan pelayanan yang optimal. Ini penting agar para penumpang merasa aman dan nyaman selama di perjalanan,” ungkap Dudy.
Dalam kesempatan tersebut, Dudy juga menyampaikan perkembangan Program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Kemenhub. Hingga 5 Maret 2026, jumlah pendaftar mudik gratis menggunakan bus telah mencapai 15.550 orang dari total kuota 15.834 penumpang.
Sementara itu, pendaftar program mudik gratis untuk sepeda motor yang diangkut menggunakan truk tercatat sebanyak 172 unit dari total kuota 240 sepeda motor. Adapun pendaftar layanan Angkutan Motor Gratis dengan Kereta Api (MOTIS) mencapai 9.529 unit dari total kuota 11.900 sepeda motor, dengan jumlah penumpang yang telah mendaftar sebanyak 18.382 orang dari total kuota 28.196 penumpang.
Untuk program mudik gratis menggunakan kapal laut, Kemenhub menyediakan kuota sebanyak 69.232 penumpang untuk berbagai lintasan di seluruh Indonesia. Pada hari pertama pendaftaran, Jumat (6/3), tercatat sebanyak 5.933 orang telah mendaftar.
Selain itu, ia juga memaparkan perkembangan penjualan tiket pesawat domestik setelah diberlakukannya stimulus dari pemerintah. Pada periode 13–29 Maret 2026, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 1.767.574 kursi. Tiga rute dengan penjualan tertinggi adalah Jakarta–Denpasar, Jakarta–Medan, dan Jakarta–Padang.
“Saya mengimbau masyarakat agar memanfaatkan program Mudik Gratis dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat menekan penggunaan kendaraan pribadi selama masa libur Lebaran. Begitu pun dengan diskon tiket pesawat, semoga stimulus ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan harga tiket yang lebih terjangkau,” terang Dudy.
Dudy berharap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar sesuai rencana. Ia optimistis mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran dapat berlangsung aman dan terkendali melalui sinergi berbagai pihak.
“Dengan sinergi dan kolaborasi yang intens dengan seluruh stakeholder, baik Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, hingga operator transportasi, saya optimistis pergerakan masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali,” pungkas Dudy.
Sebagai informasi, jumlah pergerakan masyarakat secara nasional selama masa Angkutan Lebaran 2026 diprediksi mencapai 143,91 juta orang. Provinsi dengan tujuan terbanyak diperkirakan adalah Jawa Tengah dengan jumlah pergerakan mencapai 38,71 juta orang.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







