Kemhan dan TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM untuk Operasional

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 25 Maret 2026 | 09:16 WIB
Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. (Foto/Ist)
Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama TNI telah menyiapkan langkah efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) secara terukur sebagai bentuk antisipasi dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi stabilitas energi.

Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya langkah proaktif dan efisiensi nasional tanpa mengganggu pelayanan publik maupun kesiapsiagaan negara. 

“Pemerintah memandang perlunya mitigasi dini, guna menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan nasional,” kata Karo Infohan Sekjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Sebagai tindak lanjut, Kemhan dan TNI melakukan penyesuaian internal bersifat administratif dan manajerial untuk aspek pendukung. Sementara operasional strategis dan kesiapsiagaan pertahanan tetap menjadi prioritas utama.

Sehingga pengaturan penggunaan sumber daya bisa berjalan lebih efektif berbasis prioritas, termasuk dalam operasional alutsista dan mobilitas dinas. 

“Seluruh kebijakan dilaksanakan secara adaptif, terukur, dan bertahap sesuai kebutuhan masing-masing satuan kerja,” jelasnya.

Adapun beberapa hal yang sedang disiapkan untuk efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) antara lain penyesuaian hari kerja dari lima hari menjadi empat hari pada fungsi-fungsi tertentu yang memungkinkan.

Kemudian, pengaturan penggunaan alutsista berdasarkan indeks prioritas dan kebutuhan operasi, serta pembatasan penggunaan kendaraan dinas dan angkutan jemputan pegawai dengan tetap memperhatikan efektivitas pelaksanaan tugas.

“Bahwa efisiensi ini merupakan wujud kesiapsiagaan dan disiplin dalam pengelolaan sumber daya strategis, bukan karena kondisi darurat,” tegasnya.

Meski begitu, Rico memastikan efisiensi ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan nasional. Sedangkan untuk cadangan energi nasional sampai saat ini dipastikan dalam kondisi aman.

“Pemerintah juga menegaskan bahwa cadangan energi nasional saat ini tetap dalam kondisi aman. Melalui langkah ini, Kemhan dan TNI mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama memperkuat ketahanan nasional dengan mengedepankan efisiensi, tanggung jawab, dan semangat bela negara,” tukasnya.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: