Polri Kerahkan 1.700 Personel Gabungan Amankan Final Indonesia vs Bulgaria di GBK

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 30 Maret 2026 | 14:41 WIB
Personel gabungan mengamankan kawasan GBK, Senayan jelang laga final FIFA Series Indonesia vs Bulgaria. (BeritaNasional/Bachtiar)
Personel gabungan mengamankan kawasan GBK, Senayan jelang laga final FIFA Series Indonesia vs Bulgaria. (BeritaNasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Polri mengerahkan 1.700 personel gabungan mengamankan pertandingan final sepakbola Internasional FIFA Series 2026 antara Indonesia vs Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta Pusat.

Pengamanan ini juga sekaligus dilakukan mengamankan laga perebutan juara tiga antara Solomon vs Saint Kitts and Nevis yang digelar sebelum pertandingan final pada Senin (30/3/2026).

"Sebanyak 1.700 personel gabungan mengamankan pertandingan sepak bola Internasional FIFA Series di GBK Jakarta Pusat yang akan digelar dua sesi, Kick-off pertama pukul 15.30 WIB. untuk memperebutkan tempat ketiga dan final Kick-off pada pukul 20.00 WIB,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung, Senin (30/3/2026).

Personel pengamanan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pihak terkait lainnya. Mereka akan ditempatkan di beberapa titik di area GBK, mulai dari pintu masuk, lokasi pertandingan, hingga sekeliling kawasan Senayan.

Tidak lupa, Reynold juga mengimbau para suporter untuk tidak membawa barang-barang terlarang seperti petasan, flare, senjata tajam, narkoba atau minuman beralkohol ke dalam stadion.

"Kami akan menjaga keamanan para suporter yang menonton di GBK, agar semua pihak dapat menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan," imbuh dia.

"Kami berharap para suporter tetap santun dan tidak sampai terjadi anarkisme atau pengrusakan fasilitas umum," sambung dia.

Sementara untuk rekayasa lalu lintas di sekitar Senayan, Reynold menyampaikan bakal dijalankan secara situasional. Dengan tetap mengimbau pengguna jalan mencari rute alternatif untuk menghindari daerah Senayan saat pertandingan berlangsung.

"Kepada seluruh Personel yang terlibat pengamanan tetap humanis, kita layani saudara-saudara kita yang akan menonton pertandingan sepak bola. Tidak ada penggunaan gas air mata tanpa ada perintah pimpinan, dan tidak ada yang membawa senjata api dalam pengamanan," tukas dia.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: