ASN WFH Hari Jumat, DPR Nilai Perlu Dievaluasi karena Jadi Libur Long Weekend

Oleh: Ahda Bayhaqi
Rabu, 01 April 2026 | 15:07 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus. (Foto/Parlementaria DPR)
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus. (Foto/Parlementaria DPR)

BeritaNasional.com - Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus heran pemilihan Jumat untuk work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Deddy tidak yakin kebijakan ini tidak akan efektif menekan konsumsi BBM.

"Ya, terus terang saya bingung jika hari Jumat yang dipilih untuk WFH karena ada potensi bahwa itu tidak akan efektif menekan konsumsi BBM," ujar Deddy kepada wartawan pada Rabu (1/4/2026).

Menurut Deddy, kebijakan tersebut harus dievaluasi jika tidak efektif.

Apalagi, hari Jumat yang ditetapkan sebagai hari WFH berpotensi menjadi libur akhir pekan yang panjang.

"Saya tidak mengerti apa dasarnya memilih long weekend sebagai WFH. Untuk itu, kita menunggu dulu penjelasan pemerintah," katanya.

Menurut dia, dalam mengambil keputusan hari WFH, harus ada hitungan psikososial, proyeksi aktivitas ekonomi, pola mobilitas dan konsumsi publik, serta skenario lain.

"Nanti kan bisa dilihat grafik konsumsi BBM, data mobilitas warga/kendaraan dari sebaran dan intensitas. Mari, kita lihat setelah dua atau tiga minggu ke depan sebelum melakukan evaluasi," ujarnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: