Iran dan Hezbollah Kompak Hadapi Israel, Serangan ke Israel Kian Intens
BeritaNasional.com - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran dan Hezbollah menegaskan posisi mereka sebagai satu front dalam menghadapi konflik regional.
Respons Teheran atas proposal gencatan senjata dari Amerika Serikat menunjukkan pendekatan yang lebih luas. Iran mendorong penghentian serangan di Lebanon sekaligus meredakan konflik yang melibatkan sekutunya di kawasan.
Namun, Iran tampaknya memilih jalur negosiasi berskala regional untuk memperkuat posisinya. Pemerintah Lebanon sempat mendorong gencatan senjata terbatas, tetapi tidak mendapat respons positif.
Di lapangan, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan mengoordinasikan serangan dari Iran dan Lebanon untuk menekan sistem pertahanan udara Israel.
Di sisi lain, Israel menegaskan tidak memandang konflik ini sebagai satu kesatuan. Otoritas Israel menyebut fokus utama akan beralih ke Lebanon setelah konflik dengan Iran mereda.
Sementara itu, wilayah selatan Lebanon kini menjadi titik panas. Serangan roket dari Hezbollah terus diluncurkan ke wilayah Israel. Meski sebagian berhasil dicegat, beberapa di antaranya tetap menimbulkan kerusakan.
Militer Israel mengklaim telah menguasai area strategis yang membatasi penggunaan rudal antitank oleh Hezbollah. Meski demikian, intensitas serangan roket masih berlanjut seiring pergerakan pasukan Israel yang semakin masuk ke wilayah Lebanon.
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







