Polisi Minta Pengendara Cari Jalan Alternatif, Imbas Demo BEM UI di Gambir Jakpus Siang Ini

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 08 April 2026 | 13:26 WIB
Demo BEM UI di Gambir Jakpus (Beritanasional/Bachtiar)
Demo BEM UI di Gambir Jakpus (Beritanasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas secara situasional seiring rencana aksi unjuk rasa digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) di kawasan Gambir, Jakpus, Rabu (8/4/2026).

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E. P. Hutagalung menyebut rekayasa lalu lintas digelar secara situasional menyesuaikan dengan dinamika di lapangan.

“Arus lalu lintas di sekitar kawasan Gambir dan Monas akan diberlakukan pengalihan secara situasional,” kata Reynold kepada wartawan.

Maka dari itu, Reynold mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama. Termasuk, mencari rute alternatif guna mencegah potensi kemacetan arus lalu lintas.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan melintas agar mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan,” kata dia.

“Kepada masyarakat pengguna jalan agar tetap mematuhi petunjuk petugas, menjaga keselamatan, dan menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari titik-titik kepadatan di sekitar lokasi aksi,” sambungnya.

Sementara untuk memastikan keamanan aksi unjuk rasa, total 437 personel gabungan dikerahkan. Mereka nantinya bertugas memastikan pengamanan dengan pendekatan humanis dan persuasif selama aksi.

“Kami telah menyiapkan 437 personel untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa. Pengamanan dilakukan secara profesional, humanis, dan mengedepankan upaya persuasif,” ujar Reynold.

Menurutnya, pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam menjamin kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum tetap berjalan tertib dan aman.

“Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun kami juga mengimbau agar peserta aksi tetap tertib, tidak anarkis, dan mematuhi aturan yang berlaku,” tutur dia.

Sekedar informasi, aksi ini digelar BEM UI sebagai bentuk solidaritas untuk aktivis KontraS Andrie Yunus yang menjadi korban serangan penyiraman air keras oleh anggota BAIS TNI yang telah ditetapkan tersangka.

Melalui akun instagram resmi BEMUI_Official, turut menyerukan dukungan bersama koalis masyarakat sipil yang sedang mengajukan Gugatan Judicial Review UU TNI, terutama terhadap Pasal 47.

Adapun, BEM UI dalam aksi ini telah menyatakan sikap untuk mengawal gugatan judicial review (JC) dengan menggelar aksi unjuk rasa di Pintu Belakang Mahkamah Konsitusi (MK) kawasan Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus).
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: