Prabowo Bakal Tutup 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, Hemat 200 Barel BBM

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 09 April 2026 | 15:50 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam Peresmian Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik di Magelang, Jateng, Kamis (9/4/2026). (BeritaNasional/BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto dalam Peresmian Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik di Magelang, Jateng, Kamis (9/4/2026). (BeritaNasional/BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto bakal menutup 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik PLN untuk mendorong penggunaan energi baru terbarukan.

"Kita akan tutup pembangkit listrik tenaga diesel 13 buah yang di PLN akan kita tutup," kata Prabowo dalam acara Peresmian Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik di Magelang, Jawa Tengah pada Kamis (9/4/2026).

Dengan penutupan tersebut, Indonesia bisa menghemat 200.000 barel BBM setiap harinya.

"Dari menutup itu, kita akan menghemat 200.000 barel sehari. Kita masih perlu impor sekarang ini satu juta barel sehari. Dengan kita tutup PLTD, kita menghemat langsung 20 persen," ujar Prabowo.

Sebagai penggantinya, pemerintah bakal membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 100 gigawatt (GW).

"Akan kita jalankan program elektrifikasi 100 Gigawatt. 100 Gigawatt yang kita harapkan bisa dicapai dalam 2 tahun. Nanti tidak boleh ada lagi pembangkit listrik menggunakan diesel, menggunakan solar. Tidak," tegas Prabowo.

Adapun penggunaan PLTS ini, menurut Prabowo, bisa membuat Indonesia tak lagi mengimpor BBM pada dua hingga tiga tahun mendatang.

"Dan dengan nanti 100 Gigawatt, kita juga akan menghemat sangat-sangat besar. Mungkin kita 2-3 tahun lagi tidak perlu impor BBM sama sekali," tandasnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: