Indonesia vs Vietnam di Semifinal Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto: Laga Akan Sangat Sulit!

Oleh: Harits Tryan
Jumat, 10 April 2026 | 04:31 WIB
Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Héctor Souto. (Foto/Federasi Futsal Indonesia).
Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Héctor Souto. (Foto/Federasi Futsal Indonesia).

BeritaNasional.com - Pelatih tim nasional futsal Indonesia Hector Souto menilai laga semifinal Kejuaraan ASEAN Futsal Championship atau Piala AFF 2026 melawan Vietnam akan menjadi tantangan berat. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Nonthaburi, Thailand, pada Jumat (10/4/2026) pukul 17.00 WIB.

“Selalu menantang karena Diego Giustozzi (pelatih timnas futsal Vietnam-red) adalah pelatih dengan standar tinggi, pelatih kelas dunia, dan dia sudah bekerja sejak Agustus 2022 bersama timnas Vietnam. Dia berhasil memasukkan banyak pemain bagus, termasuk pemain muda, untuk mempersiapkan apa yang akan datang dalam dua tahun ke depan,” kata Hecto dikutip dari Antara, Jumat (10/4/2026).

Indonesia melaju ke semifinal sebagai juara Grup B, sementara Vietnam lolos dengan status runner-up Grup A. Tim Garuda menyapu bersih tiga pertandingan di fase grup dengan kemenangan, sedangkan Vietnam menelan satu kekalahan saat menghadapi Thailand dan mengoleksi enam poin dari dua kemenangan.

Souto juga menyoroti konsistensi skuad Vietnam yang dinilai minim perubahan sejak Piala Asia Futsal 2026. Pada ajang tersebut, Vietnam dihentikan Indonesia di babak perempat final dengan skor tipis 2-3.

Di sisi lain, Indonesia justru mengalami banyak perubahan dalam komposisi pemain. Hanya dua pemain yang tersisa dari skuad yang mencapai final Piala Asia Futsal 2026, yakni Yogi Saputra dan Dewa Rizki. Selain itu, hanya Guntur Sulistyo Aribowo yang masih bertahan dari edisi Kejuaraan Futsal ASEAN 2024.

“Mereka (Vietnam-red) sangat siap, dan hampir mempertahankan skuad yang sama. Saya rasa mereka hanya mengganti satu pemain sejak Piala Asia terakhir. Kami bisa melihat di perempat final AFC betapa sulitnya menghadapi mereka, sangat menantang. Kami mencoba fokus pada poin-poin utama permainan, di mana kami pikir pertandingan akan ditentukan, dan kita lihat saja nanti apa yang terjadi,” kata Souto.

Selain membahas kekuatan lawan, Souto juga mengkritik kinerja wasit di turnamen tersebut yang dinilainya belum optimal dalam melindungi pemain.

“Kita bisa lihat kemarin, ada banyak pelanggaran di laga antara Thailand dan Vietnam, karena tentu kedua tim ingin menang, tetapi pemain tidak dilindungi. Ini adalah hal terburuk yang bisa terjadi. Hal paling penting adalah melindungi pemain,” kata Souto.

Ia menilai wasit membiarkan permainan berlangsung terlalu keras, sehingga berpotensi membahayakan pemain di lapangan.

“Pada akhirnya, kita semua ingin mendorong batas untuk meningkatkan futsal Asia Tenggara. Kalau perilaku seperti ini dibiarkan, ini bukan futsal, tapi seperti rugbi. Dan maaf, kami bukan bermain rugbi,” tutur Hector.

Laga semifinal ini akan menjadi pertemuan kedua Indonesia dan Vietnam di fase gugur Kejuaraan ASEAN Futsal. Sebelumnya, kedua tim bertemu di final edisi sebelumnya yang dimenangkan Indonesia dengan skor 2-0.

Pemenang pertandingan ini akan melaju ke final yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (12/4), menghadapi pemenang laga semifinal lainnya antara Thailand dan Australia.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: