Persib vs Bali United: Bojan Hodak Minta Pangeran Biru Waspadai Kepercayaan Diri Serdadu Tridatu

Oleh: Tarmizi Hamdi
Jumat, 10 April 2026 | 21:56 WIB
Bomber Persib Bandung Andrew Jung (kanan) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Bali United. (Foto/persib.co.id)
Bomber Persib Bandung Andrew Jung (kanan) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Bali United. (Foto/persib.co.id)

BeritaNasional.com - Juru taktik Persib, Bojan Hodak, memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya menjelang laga krusial pekan ke-27 Super League 2025/2026. Persib dijadwalkan akan menjamu Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (12/4/2026).

Hodak menyoroti motivasi tinggi yang dibawa tim tamu ke Bandung. Kemenangan telak Bali United atas PSBS Biak dengan skor 6-1 pada laga sebelumnya dinilai menjadi sinyal bahaya bagi lini pertahanan Maung Bandung.

"Bali menang 6-1, mereka pastinya akan percaya diri. Mereka punya skuad yang bagus, pertandingan melawan mereka selalu sulit," ungkap Hodak yang dikutip dari laman resmi klub pada Jumat (10/4/2026).

Pelatih asal Kroasia ini menilai Bali United bukan lawan sembarangan. Menurutnya, tim asal Pulau Dewata tersebut memiliki kedalaman skuad yang sangat baik.

Dengan materi pemain yang mumpuni, Bali United dianggap mampu mengubah situasi dan mencetak gol melalui berbagai skema, termasuk situasi bola mati (set piece).

Kewaspadaan ekstra menjadi harga mati bagi punggawa Persib jika ingin mengamankan poin penuh di kandang sendiri.

Demi meredam keganasan Serdadu Tridatu, Hodak meminta Ciro Alves dan kawan-kawan tampil habis-habisan di lapangan. Ia juga sangat berharap dukungan penuh dari Bobotoh yang memenuhi tribun GBLA untuk memberikan tekanan mental bagi lawan.

"Kami bermain di kandang. Kami selalu memiliki keuntungan dari para Bobotoh. Jadi saya berharap kami akan mendapatkan hasil positif," tandasnya.

Kemenangan dalam laga ini sangat penting bagi Persib untuk terus bersaing di papan atas klasemen, mengingat persaingan menuju gelar juara Super League musim ini semakin sengit.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: