Penumpang Whoosh Tahan Pintu Kereta, KCIC Beri Teguran

Oleh: Kiswondari
Sabtu, 11 April 2026 | 07:57 WIB
Keterlambatan Whoosh Padalarang-Halim terjadi di Stasiun Padalarang usai penumpang menahan pintu kereta, Selasa (7/4/2026). (BeritaNasional/KCIC)
Keterlambatan Whoosh Padalarang-Halim terjadi di Stasiun Padalarang usai penumpang menahan pintu kereta, Selasa (7/4/2026). (BeritaNasional/KCIC)

BeritaNasional.com - Kejadian tak mengenakkan terjadi di Stasiun Padalarang, Bandung, pada Selasa (7/4/2026) kemarin, di mana ada seorang tindakan penumpang yang menahan pintu Kereta Cepat Whoosh dengan rute Padalarang–Halim.

Penumpang itu menahan pintu kereta yang sudah mulai menutup karena menyadari ada barang miliknya yang tertinggal di peron. Atas kejadian ini, sensor pada sistem buka tutup pintu otomatis di kereta terganggu, dan menyebabkan keterlambatan perjalanan Whoosh, yang seharusnya berangkat pada pukul 07.23 WIB baru bisa berangkat pada pukul 07.25 WIB.

Atas kejadian ini, General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menegaskan, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun, karena melanggar aturan dan berpotensi merusak sarana Whoosh.

“Kami mengecam tindakan penumpang yang menahan pintu kereta, karena selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga sangat berpotensi merusak sarana serta berdampak merugikan ratusan penumpang lain akibat keterlambatan keberangkatan,” ujar Eva dalam keterangannya, yang dikutip Sabtu (11/4/2026). 

Atas kejadian ini, kata Eva, penumpang yang bersangkutan telah diberikan teguran agar tidak mengulangi tindakan tersebut.

“KCIC berharap seluruh penumpang dapat mengikuti aturan dan arahan petugas serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri, mengganggu operasional, maupun merusak sarana Whoosh.” tutup Eva.

Dijelaskan pula bahwa setiap rangkaian Whoosh dilengkapi dengan sistem pintu otomatis yang menjadi bagian penting dalam keamanan perjalanan. Tindakan menahan pintu secara paksa menyebabkan sistem penutupan otomatis tidak berfungsi dan berpotensi menimbulkan risiko kerusakan sarana secara jangka panjang.

KCIC juga telah menyiagakan petugas di peron dan di dalam kereta untuk memastikan seluruh penumpang telah berada di dalam Whoosh dengan aman sebelum pintu ditutup. Penumpang diharuskan selalu mematuhi arahan dari petugas untuk keselamatan perjalanan.

Oleh karena itu, seluruh penumpang wajib memperhatikan dan memeriksa kembali barang bawaannya sebelum memasuki kereta karena seluruh bawang bawaan penumpang menjadi tanggung jawab pribadi.

Apabila terdapat barang yang tertinggal, penumpang dapat berkoordinasi dengan petugas di dalam kereta untuk dilakukan penanganan lebih lanjut melalui sistem Lost and Found milik KCIC.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: