Di Tengah Isu Penggabungan, NasDem Nilai Pertemuan Paloh-Prabowo Wajar

Oleh: Panji Septo R
Senin, 13 April 2026 | 13:47 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Ketum NasDem Surya Paloh. (BeritaNasional/Elvis).
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Ketum NasDem Surya Paloh. (BeritaNasional/Elvis).

BeritaNasional.com -  Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, mengaku tidak mengetahui isi pertemuan Surya Paloh dengan Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu ia ungkapkan di tengah isu fusi (penggabungan) antara Partai NasDem dan Partai Gerindra. Menurutnya, pertemuan tersebut merupakan hal yang biasa.

Wakil Ketua DPR RI itu menilai pertemuan antara Surya Paloh dan Presiden Prabowo merupakan hal yang lazim dalam koalisi pemerintahan.

“Saya tidak tahu persis terkait pertemuan, apalagi substansinya. Tapi kalau pertemuan itu ada, itu hal yang wajar karena NasDem bagian dari koalisi,” ujar Saan di kompleks parlemen, Senayan, Senin (13/4/2026).

Ia menekankan komunikasi antar pimpinan diperlukan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat dukungan terhadap program pemerintah.

“Silaturahmi atau pertemuan itu lazim dilakukan untuk menyamakan pandangan dan memberikan dukungan yang lebih maksimal,” katanya.

Menurutnya, Surya Paloh dan Presiden Prabowo juga berpeluang membahas isu ambang batas parlemen dalam pertemuan tersebut.

Meski demikian, Saan mengaku tidak mengetahui detail percakapan antara ketua umumnya dengan Prabowo.

“Mungkin saja ada pembicaraan lain, tapi secara persis saya enggak tahu,” ucapnya.

Saan juga menegaskan komitmen NasDem dalam mendukung pemerintahan tetap penuh hingga akhir periode.

“NasDem 100 persen mendukung pemerintah dan akan terus maksimal sampai periode ini berakhir,” tegasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: