BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Diminta Lakukan Perbaikan Menyeluruh Transportasi Umum
BeritaNasional.com - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi menjadi penanda pemerintah harus melakukan perbaikan menyeluruh transportasi umum. Anggota Komisi V DPR RI Irmawan menilai, lonjakan harga BBM harus diimbangi ketersediaan transportasi publik yang berkualitas, terjangkau dan nyaman sebagai alternatif mobilitas masyarakat.
Tanpa perbaikan layanan transportasi, kenaikan harga BBM dapat memicu efek domino yang menekan daya beli masyarakat. Perbaikan sistem transportasi menjadi langkah strategis menekan inflasi dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
"Kenaikan harga BBM harus dibarengi dengan upaya konkret pemerintah untuk memperbaiki transportasi umum. Masyarakat butuh pilihan mobilitas yang lebih hemat biaya dan energi. Selama ini masalah kemacetan dan ketidaknyamanan belum terurai," kata Irmawan dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).
Irmawan menyoroti antusiasme masyarakat menggunakan transportasi yang umum cukup tinggi. Di Jakarta tercatat 112 juta penumpang transportasi umum sepanjang triwulan pertama 2026.
Namun, tingginya volume pengguna ini belum dibarengi dengan kualitas fasilitas yang memadai. Irmawan mengkritisi masih ada infrastruktur penunjang yang tidak layak, seperti halte yang bocor saat hujan serta kepadatan yang tidak manusiawi di moda commuter line.
"Contohnya halte Pancoran yang terhubung dengan Stasiun LRT; saat hujan atapnya bocor, penumpang kehujanan. Ditambah desak-desakan di commuter line. Ini menunjukkan bahwa perbaikan sarana dan prasarana kita belum merata dan belum menjamin kenyamanan," tegasnya.
Irmawan menekankan pembenahan transportasi tidak boleh sebatas pada pembangunan fisik, tetapi harus mencakup kenyamanan, keselamatan, dan integrasi antarmoda yang lebih rapi. Ia optimistis, jika pemerintah serius melakukan perbaikan menyeluruh, minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi akan meningkat signifikan, yang pada akhirnya dapat menekan konsumsi BBM nasional secara nasional.
"Jika transportasi umum kita semakin baik, masyarakat tidak lagi terpaksa bergantung pada kendaraan pribadi. Dampaknya bukan hanya mengurangi kemacetan, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah gejolak harga energi," pungkasnya.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







