Kasus Kanker di China Menurun Signifikan, Ini Penyebabnya
BeritaNasional.com - Pusat Kanker Nasional China mencatat penurunan signifikan kasus beberapa jenis kanker umum dan angka kematian yang disebabkannya.
Bersamaan dengan itu, otoritas tersebut juga menyatakan tingkat kelangsungan hidup lima tahun secara keseluruhan bagi pasien kanker di China terus meningkat.
Angka kejadian dan kematian akibat kanker esofagus di China turun sekitar 4,5 persen setiap tahunnya, menurut data yang dirilis akhir-akhir ini.
Pendataaan itu terkait kampanye nasional selama sepekan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian kanker, yang berlangsung pada 15-21 April 2026.
Data terbaru juga menunjukkan angka kematian akibat kanker paru-paru dan kanker nasofaring turun rata-rata sekitar dua persen setiap tahunnya.
"China telah mencapai kemajuan yang stabil dalam pencegahan dan pengendalian kanker, yang membawa lebih banyak kepercayaan dan harapan bagi pasien dan keluarga mereka," kata Kepala Pusat Kanker Nasional China He Jie, seraya menyebutkan bahwa tingkat kejadian kanker di negara itu berada pada tingkat rata-rata global.
Hasil positif itu diraih seiring dengan implementasi serangkaian kebijakan negara tersebut untuk memajukan upaya pencegahan kanker dalam beberapa tahun terakhir, yang berpedoman pada prinsip pencegahan terlebih dahulu.
Penelitian menunjukkan lebih dari 40 persen kanker dapat dicegah secara efektif melalui langkah-langkah pencegahan primer. Seperti mengadopsi gaya hidup sehat dan mengurangi paparan karsinogen.
Pada 2023, pemerintah China mengeluarkan pedoman tentang pengembangan berkualitas tinggi untuk pencegahan dan pengendalian kanker, menekankan perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan dan mengurangi faktor risiko.
Dokumen tersebut menetapkan target lebih dari 80 persen pada 2030 untuk tingkat kesadaran akan pengetahuan inti mengenai pencegahan dan pengendalian kanker.
Salah satu langkah terbaru untuk mencapai tujuan itu adalah dengan serangkaian program gaya hidup sehat untuk mencegah kanker yang dirilis oleh Komisi Kesehatan Nasional China.
Program ini terdiri dari 15 kiat sederhana dan mudah diterapkan, yang belakangan dijuluki oleh warganet sebagai versi nasional dari panduan pencegahan kanker.
Selain panduan gaya hidup sehat, China juga berkomitmen untuk membangun jaringan pencegahan dan pengendalian kanker berlapis, serta membuat pemeriksaan dini skrining kanker menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat, dengan lokasi registrasi kanker kini mencakup 98,6 persen dari seluruh wilayah dan distrik di negara itu.
Sementara itu, cakupan skrining kanker serviks dan payudara di kalangan wanita telah mencapai 98 persen di tingkat wilayah dan distrik China, dengan tingkat diagnosis dini untuk jenis-jenis kanker utama di daerah-daerah penting telah melampaui 55 persen.
Menurut Direktur Departemen Bedah Toraks di Rumah Sakit Universitas Peking Shenzhen Liu Jixian, pengobatan sedari dini dapa dilakukan lantaran cakupan skrining dini yang lebih luas.
"Itu menawarkan jalur efektif untuk kelangsungan hidup jangka panjang bagi pasien dengan tumor ganas," kata Jie.
Ia mengatakan, sebagian besar pasien dengan kanker stadium awal dapat mencapai kesembuhan klinis melalui pendekatan pengobatan yang beragam dan komprehensif.
Terobosan dalam teknologi diagnostik dan pengobatan juga telah berkontribusi pada perjuangan negara melawan kanker.
Sebagai contoh, obat CAR-T yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan farmasi China diharapkan dapat membuka babak baru dalam pengobatan kanker lambung stadium lanjut.
"China memiliki angka kejadian kanker lambung yang tinggi, dan hanya ada sedikit pilihan pengobatan untuk pasien setelah kegagalan pengobatan lini kedua. Obat ini telah membuat terobosan dalam hal targetnya," kata Wakil kepala Rumah Sakit dan Institut Kanker Liaoning, Zhang Jingdong.
Obat buatan China tersebut mencerminkan kapasitas inovasi yang berkembang pesat dari industri farmasi Negeri Tirai Bambu. Saat ini, China menyumbang sekitar sepertiga dari obat-obatan inovatif yang sedang dikembangkan di dunia.
Sumber: Antara
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







