Peran Pemerintah Dipuji dalam Penanganan Kasus Dana Umat Rp 28 Miliar
BeritaNasional.com - Pengamat komunikasi politik dari Swarna Dwipa Institute, Frans Immanuel Saragih, mengapresiasi langkah pemerintah dalam menangani kasus dugaan penggelapan dana umat Gereja Katolik Aek Nabara sebesar Rp28 miliar yang melibatkan oknum mantan Kepala Kas BNI, Andi Hakim Febriansyah.
Kasus tersebut sempat menghebohkan publik dan menjadi perhatian luas, termasuk setelah Suster Natalia dari Paroki Aek Nabara mengungkap kronologi kejadian melalui berbagai platform media. Pemerintah kemudian turun tangan, hingga mempertemukan pihak gereja dengan Direktur Utama BNI. Pertemuan itu difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, dan menghasilkan komitmen pengembalian dana umat.
Frans menilai kehadiran pemerintah dalam kasus ini menunjukkan respons yang cepat terhadap persoalan masyarakat.
“Kita bisa melihat bagaimana pemerintah hadir menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat,” ujar Frans, Rab u (22/4/2026).
Ia juga menyoroti peran Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco yang dinilai kembali menjadi figur penting dalam menjembatani komunikasi politik pemerintah.
“Tidak bisa dipungkiri bagaimana Dasco kembali menjadi aktor penting dalam menjalankan komunikasi politik Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai permasalahan yang ada di masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Frans mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait produk perbankan dan prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi, terutama jika melibatkan dana dalam jumlah besar.
“Tetapi kita tidak boleh lupa juga untuk berupaya menyadarkan masyarakat mengenai produk perbankan yang ada di Indonesia, agar masyarakat mengetahui secara jelas dan rinci, serta prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi, jangan terpengaruh begitu mudah untuk menanamkan uang, apalagi uang tersebut dana umat, harus di cek minimal sampai ke Kantor Utama Tingkat Propinsi ada apa tidak program investasi tersebut. Dalam jumlah jutaan saja kita harus waspada, apalagi dalam jumlah milyaran rupiah,” tutur Frans.
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi langkah BNI dalam merespons dan menangani kasus tersebut demi menjaga kepercayaan publik.
“Dan saya juga mengapresiasi langkah kantor pusat BNI dalam menanggapi dan menyelesaikan kasus ini, sebagai bank milik negara tetap berusaha menjaga citra positif di tengah masyarakat, tinggal kita masyarakat harus mengawal agar dana pengembalian tersebut benar benar dilaksanakan,” tutup Frans.
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 20 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







