Israel-Lebanon Lanjutkan Negosiasi di Washington, Beirut Minta Perpanjangan Gencatan Senjata
BeritaNasional.com - Israel dan Lebanon dijadwalkan kembali melanjutkan pembicaraan di Washington, DC, hari ini.
Dalam agenda tersebut, pihak Beirut disebut akan mengajukan permintaan perpanjangan gencatan senjata selama satu bulan, menjelang berakhirnya masa berlaku kesepakatan dalam beberapa hari ke depan.
Mengutip sumber internal yang tidak disebutkan namanya, kelompok Hezbollah dikabarkan membuka peluang untuk menerima jalur negosiasi tidak langsung dengan mediasi Amerika Serikat sebagai bagian dari proses diplomasi yang sedang berjalan.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menyatakan bahwa negaranya tidak memiliki “perbedaan serius” dengan Lebanon. Ia juga menilai Hezbollah sebagai hambatan utama dalam upaya perdamaian dan normalisasi hubungan kedua negara.
Di tengah proses negosiasi, situasi di lapangan masih memanas. Meski sempat disepakati gencatan senjata selama 10 hari, serangan militer Israel dilaporkan tetap berlangsung di sejumlah wilayah Lebanon. Serangan tersebut tidak hanya menargetkan infrastruktur, tetapi juga menimbulkan korban sipil.
Seorang jurnalis Lebanon, Amal Khalil, dilaporkan tewas dalam serangan pada Rabu (12/4/2026). Selain itu, sejumlah rumah warga juga dihancurkan di area yang masih berada di bawah pendudukan Israel.
Otoritas Lebanon mencatat, sejak konflik kembali memanas pada awal Maret, sedikitnya 2.454 orang telah meninggal dunia akibat serangan yang terjadi.
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu






