Iran Desak AS Tekan Israel Hentikan Serangan ke Lebanon
BeritaNasional.com - Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Ali Bahreini, mengecam insiden penembakan yang dilakukan Israel di Lebanon.
Menurutnya, setiap pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata berpotensi mengganggu proses diplomasi yang sedang berlangsung.
Bahreini menegaskan bahwa situasi di Lebanon tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga stabilitas kawasan. Ia mendesak Amerika Serikat menggunakan pengaruhnya untuk menekan Israel agar menghentikan serangan di wilayah Lebanon.
"Lebanon merupakan bagian penting dari kesepakatan. Apa pun yang terjadi di sana akan berdampak pada keseluruhan proses negosiasi," kata Bahreini, seperti dikutip dari aljazeera, Selasa (24/5/2026).
Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan militernya tetap memiliki kebebasan penuh untuk menghadapi ancaman dari kelompok Hizbullah.
Ia juga menyatakan pasukan Israel akan tetap berada di Lebanon selatan selama dianggap diperlukan.
Di tengah ketegangan tersebut, delegasi Lebanon dan Israel kembali menjalani putaran kelima perundingan yang dimediasi Amerika Serikat di Washington.
Delegasi Lebanon dipimpin Duta Besar Nada Mouawad, sedangkan Israel diwakili Duta Besar Yehiel Leiter.
Pembicaraan ini berlangsung di tengah gencatan senjata yang masih rapuh. Negosiasi terbaru juga menjadi tindak lanjut dari kesepakatan gencatan senjata hasil dialog Amerika Serikat dan Iran pada 19 Juni lalu, termasuk pembentukan "Lebanon de-confliction cell" untuk membantu menjaga penghentian operasi militer di Beirut.
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu







