PSI Tak Ingin Ambang Batas Parlemen Terlalu Tinggi: Kasihan Rakyat

Oleh: Ahda Bayhaqi
Sabtu, 25 April 2026 | 13:46 WIB
Logo PSI. (Foto/Instagram PSI
Logo PSI. (Foto/Instagram PSI

BeritaNasional.com - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus mengingatkan agar ambang batas parlemen tidak terlampau tinggi supaya tidak mengecewakan masyarakat. 

Sebab, tingginya ambang batas membuat pilihan masyarakat bisa tidak lolos ke Senayan karena partainya terjegal ambang batas.

"Rakyat dulu banyak dikecewakan dengan tingginya ambang batas itu yang mengakibatkan calon yang mereka pilih, yang sudah berkarya di wilayah mereka tidak dapat kemudian melenggang ke Senayan dikarenakan alasan tidak terpenuhinya threshold secara skala nasional dari satu partai tertentu," katanya kepada wartawan pada Sabtu (25/4/2026).

Hal tersebut pernah dialami oleh PSI pada pemilu sebelumnya. Bestari mengatakan, suara masyarakat yang sudah memilih menjadi sia-sia karena adanya ambang batas.

"Jadi kita berharap bahwa pembahasan kali ini itu bukan untuk hal yang kemudian nanti hasil akhirnya adalah mengecewakan kembali rakyat, kan begitu," katanya.

Bestari pun menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi yang menghapus ambang batas presiden. Menurut dia, agar baik untuk demokrasi, ia mendukung ambang batas parlemen juga 0 persen.

"Tentu ini baik bagi demokrasi kita tapi bagi kepentingan-kepentingan lain mungkin itu tidak baik gitu ya, atau kurang baik gitu ya. Nah, maka pintu demokrasi ini jangan diganjal. Ini hak akhir daripada rakyat, hak lepas secara mandiri kemudian ini pun diambil dengan memberikan angka-angka yang tinggi pada threshold itu, tentu rakyat ini akan menjadi kembali tersakiti dan saya yakin rakyat akan mewaspadai hal-hal seperti ini gitu," katanya.

Sementara itu, PSI tidak menyebutkan angka ambang batas ideal. Bestari mengatakan, PSI akan menyesuaikan.

"Ya, posisi pada posisi yang akan menyesuaikan, namun PSI memberi gambaran ya masukan kepada partai-partai politik yang sedang membahas di DPR, pemerintah juga, bahwa sangat banyak yang tidak dapat diwakili, keterwakilan yang sudah terpenuhi dengan dipilih oleh rakyat itu dikarenakan alasan threshold partainya tidak dapat melenggang ke Senayan. Kasihan masyarakatnya gitu," ucapnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: