Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Tertunda, Pembebasan Lahan Belum Rampung
BeritaNasional.com - Pemprov DKI Jakarta mengungkapkan, proyek pembangunan jalan sejajar rel Pasar Minggu di Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan tertunda karena pembebasan lahan belum tuntas.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan, pembebasan lahan sudah berjalan sejak penetapan lokasi pada 2024.
Namun dari 118 bidang tanah yang harus dibebaskan, baru sekitar separuh yang selesai hingga akhir 2025.
"Memang dengan BPN ini sampai di akhir tahun kemarin kita masih terus berkomunikasi dengan BPN dan akhirnya bisa dibebaskan sekitar 48 persen," kata Heru saat rapat kerja bersama Komisi D DPRD DKI Jakarta, dikutip Minggu (26/4/2026).
Berdasarkan data Dinas Bina Marga, sebanyak 59 bidang tanah telah dibebaskan, sementara 59 bidang lainnya masih dalam proses. Delapan bidang di antaranya merupakan aset pemerintah.
Heru menyebut bahwa proses pembebasan lahan saat ini masih berlangsung di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan. Pemerintah menargetkan sisa lahan dapat dibebaskan tahun ini.
"Sisanya pembebasan itu dilanjutkan tahun ini. Jadi ini saat ini sedang berproses di BPN untuk melanjutkan pembebasan yang di Kemuning. Jadi untuk jalan tembus," ujar Heru.
Ia berharap, pembebasan lahan selesai pada pertengahan tahun sehingga pembangunan fisik bisa langsung dimulai.
"Mudah-mudahan kalau di pertengahan tahun ini bisa bebas, kami fisik langsung jalan," ucap Heru.
Menurut Heru, jika pembebasan lahan kembali molor, pembangunan fisik kemungkinan baru dapat dilakukan pada tahun depan.
Proyek jalan sejajar rel Pasar Minggu itu dirancang untuk mengurangi kemacetan di kawasan Pasar Minggu.

BUDAYA | 17 jam yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
HUKUM | 17 jam yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







