Sederet Fakta Prajurit TNI AD Jadi Korban Pengeroyokan di Stasiun Depok usai Tegur Ibu yang Kasar ke Anaknya
BeritaNasional.com - Insiden pengeroyokan menimpa Prajurit TNI Angkatan Darat (AD) di Stasiun Depok Baru berbuntut panjang. Setelah sempat viral di media sosial, karena kejadian berlangsung saat kondisi stasiun tengah ramai.
Kabar terbaru, aparat kepolisian telah menangkap dua dari total tiga pelaku yang teridentifikasi terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap prajurit yang inisialnya EY pada Jumat (24/4/2026) pekan lalu.
“Dari hasil penyelidikan dapat kami ungkap ataupun dapat kami lakukan penelusuran dilakukan oleh tiga orang, dan dua orang di antaranya sudah kami tangkap dan dilakukan upaya penahanan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Made Gede Oka Utama saat dihubungi, dikutip Selasa (28/4/2026).
Made Gede menjelaskan, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka sesuai Pasal 262 dan atau Pasal 466 KUHP tentang perkara pengeroyokan secara bersama-sama di muka umum dengan ancaman lima tahun penjara.
“Jadi masih satu orang kami lakukan DPO dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kami akan melakukan penangkapan terhadap satu DPO tersebut,” jelasnya.
Pemicu Aksi Pengeroyokan
Adapun penyebab kasus pengeroyokan ini terjadi saat EY menegur seorang ibu-ibu istri dari tersangka Y. Karena terlihat sangat kasar memperlakukan anak kandungnya di stasiun tersebut.
“Jadi istri tersangka Y ini merasa tersinggung atas teguran dari korban. Sehingga menyampaikan ke suaminya dan suaminya melakukan penganiayaan dan diikuti oleh teman-temannya,” ucapnya.
Sementara aksi pengeroyokan, EY turut dianiaya menggunakan tangan kosong oleh para tersangka. Di mana, mereka dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras (miras) atau alkohol.
“Dapat kami sampaikan memang para pelaku terpengaruh minuman beralkohol. Kebetulan para tersangka ini adalah orang yang memang biasa sehari-hari ada di Stasiun Depok. Salah satu tersangka merupakan juru parkir,” ucapnya.
Akibat pengeroyokan itu, korban pun mengalami beberapa luka akibat pukulan di bagian wajah. Meski begitu kondisinya saat ini kian berangsur membaik setelah mendapat perawatan dari petugas
“Luka di sebagian tubuh dan juga di wajah akibat pukulan tangan kosong," ungkapnya.
BUDAYA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu






