KAI Buka Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk Bantu Keluarga Korban

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 28 April 2026 | 08:12 WIB
Basarnas dan kepolisian tengah mengevakuasi korban tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur. (Foto/Istimewa)
Basarnas dan kepolisian tengah mengevakuasi korban tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com - Atas peristiwa tabrakan antara KRL dengan KA Argo Bromo yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, PT Kereta Api Indonesia (Persero)/KAI menyampaikan rasa belasungkawa kepada seluruh korban serta keluarga yang terdampak, sekaligus memahami kegelisahan pelanggan yang menantikan kabar dalam situasi ini.

Karena itu, KAI menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu pihak keluarga memperoleh informasi terkait penumpang. 

"KAI juga menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait penumpang," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026). 

Sejak awal kejadian, kata Anne, seluruh upaya difokuskan pada penanganan korban dengan prioritas utama keselamatan dan kondisi setiap penumpang, sekaligus memastikan proses evakuasi dan penanganan berjalan secepat mungkin.

"Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak," terangnya. 

Anne menjelaskan, seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit rujukan. Penanganan dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

"Dalam proses penanganan, KAI bersama Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis bergerak cepat untuk memberikan pertolongan dan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan secepat mungkin," jelas Anne. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: