Eks Penyidik KPK Sentil Rudy Mas’ud, Minta Budaya Hidup Mewah Pejabat Dihentikan
BeritaNasional.com - Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Praswad Nugraha menyoroti polemik rencana renovasi rumah dinas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudi Mas'ud senilai Rp25 miliar.
Praswad mendorong prioritas anggaran dialihkan ke sektor yang berdampak langsung pada masyarakat seperti infrastruktur dan layanan dasar.
Ia juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan kesadaran krisis di kalangan kepala daerah melalui penerapan gaya hidup sederhana.
“Budaya hidup mewah di kalangan pejabat harus dihentikan,” ujar Praswad kepada Beritanasional.com pada Rabu (29/4/2026).
Dia juga mendesak pemerintah pusat menyentil Rudy dan memberikan arahan agar anggaran dipakai secara efisien.
“Pemerintah pusat juga perlu memberikan arah dan pengawasan yang jelas agar penggunaan anggaran tetap berpihak pada kepentingan rakyat,” katanya.
Ia memperingatkan adanya potensi paradoks apabila pejabat berbicara soal kemiskinan dan ketimpangan, namun di saat yang sama menikmati fasilitas berlebihan.
“Kesederhanaan, empati, dan keberpihakan pada publik harus menjadi prinsip utama dalam setiap pengambilan kebijakan,” tutur Praswad.
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu






