Cegah Tabrakan, DPR Dorong Pemisahan Jalur KRL dan Kereta Jarak Jauh Sampai Cikarang

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 30 April 2026 | 17:45 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko. (Foto/Dokumentasi FPKB)
Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko. (Foto/Dokumentasi FPKB)

BeritaNasional.com -  Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko menilai, perlu menambah jalur kereta yang dilalui oleh KRL Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh. Sebab tempat terjadinya kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur masih hanya double track.

Sistem jalur double-double track baru sampai stasiun Bekasi. Sementara, sampai Cikarang masih jalur double track.

"Jadi memang double-double track ini baru sampai di Stasiun Bekasi. Bekasi sampai Cikarang belum. Memang bagusnya dan juga sempurnanya itu kalau double-double track itu sampai dengan Cikarang," katanya di DPR, Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Sudjatmiko mendorong pemisahan jalur kereta jarak jauh dengan KRL. Ia mendorong perlu pemasangan double double track sampai Cikarang.

"Memang kemarin itu kan pinjaman dari Jepang ya Pak ya, baru sampai Bekasi. Nanti harapannya ini akan diteruskan sampai Cikarang," ujarnya.

Menurut politikus PKB ini, persoalan lahan bukan lagi menjadi hambatan. Karena sudah ada pembebasan lahan yang cukup untuk pembangunan double-double track.

"Nah ini momentum nanti kita untuk khusus jalur kereta yang melayani commuter dan kereta jarak jauh itu wajib menggunakan double-double track. Jadi jalurnya terpisah," kata Sudjatmiko.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: