Viral Pelecehan Berupa Aksi Perekaman Wanita dari Bawah Peron Stasiun, Ini Hasil Penelusuran KAI Commuter
BeritaNasional.com - Media sosial (medsos) dihebohkan dengan aksi dugaan pelecehan yang dilakukan seseorang dari bawah peron stasiun dengan merekam penumpang wanita di KRL Commuterline yang memakai rok.
Dikutip lewat akun Instagram @infocirendeu, terlihat kalau pelaku sempat ketahuan salah satu penumpang yang menyadari adanya gerak - gerik mencurigakan di sela bawah peron stasiun.
“Dalam pengakuannya, ia melihat seorang pria bersembunyi di bawah peron dan mengarahkan ponsel ke bawah rok saat kereta berhenti,” tulis keterangan dalam akun tersebut, yang dikutip Minggu (3/5/2026).
Berangkat dari kejadian ini, PT KAI Commuter langsung menindaklanjuti informasi dugaan pelecehan seksual di Stasiun Kebayoran sebagaimana telah viral di media sosial (medsos).
Peristiwa itu terjadi di Stasiun Kebayoran sekitar pukul 18.10 WIB, berawal dari seorang penumpang yang melihat pria tak dikenal diduga hendak mengambil foto atau video penumpang saat naik dan turun kereta.
“Salah seorang pengguna yang mengetahui hal tersebut melaporkannya ke petugas di Stasiun Palmerah,” kata Manajer Public Relations KAI Commuter Leza Arlan dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5/2026).
Kemudian, petugas melakukan penyisiran ke area bawah ujung peron 2 Stasiun Kebayoran. Namun hasilnya, orang mencurigakan yang diduga pelaku sudah tidak ditemukan.
"Namun petugas tidak menemukan orang yang mencurigakan tersebut,” ujar Leza.
Selain pengecekan langsung petugas juga menelusuri beberapa rekaman CCTV di area stasiun. Dengan hasil sama, tidak terlihat sosok mencurigakan seperti yang dilaporkan penumpang.
Meski begitu, PT KAI Commuter mengucapkan terima kasih kepada pengguna atas informasi yang disampaikan kepada petugas. Karena kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi terkait keamanan di stasiun oleh petugas.
“KAI Commuter berkomitmen bahwa seluruh petugas akan langsung merespon laporan-laporan yang mencurigakan dari pengguna untuk segera dilakukan tindakan penanganan lebih awal,” tandas Leza.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







